Adapun menu yang di siapkan PKK desa Manusak bekerja sama dengan kader Posyandu dan pihak kesehatan desa ialah nasi kacang polong, telur puyuh rebus, telur ayam rebus, tahu kelor, perkedel tahu, Ikan goreng dan buah pepaya.
Kegiatan ini kata dia rutin di lakukan setiap bulan dan menu yang di bagikan berubah ubah di setiap bulan pembagian. Dalam semester kedua pengawasan dan pembagian PMT balita kurang gizi akan tetap berlangsung hingga 7 balita tersebut ada kenaikan berat badan yang pesat.
“Kebetulan ketika bulan timbang Agustus nanti 7 balita tersebut tetap kami pantau perkembangan nya,jika masih belum ada kemajuan kami tetap awasi dan tetap berikan PMT secara rutin dan sesuai jadwal,”Ujarnya.
Kepala Desa Manusak Arthur Ximenes yang turut mengawasi kegiatan tersebut mengungkapkan, pembagian PMT wajib di masukan dalam rencana penggunaan anggaran dana desa sehingga anak anak yang di awasi kader Posyandu saat masa timbang periode Februari-Agustus yang masuk kategori kurang Gizi tetap di akomodir untuk Nanti di beri PMT.
“Kegiatan ini langsung di koordinir dan di kendalikan oleh ketua PKK desa selaku ketua pelaksana Posyandu di bantu para kader,tenaga kesehatan desa dan tim lainnya.walaupun mereka tidak di upah untuk kegiatan ini tapi semua ini adalah dedikasi mereka kepada anak anak,”imbuhnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
