“Jangan hanya gara-gara hal sepele, sudah saling tersinggung. Hanya karena panitia lupa undang, lupa kasitau sesuatu, su (sudah) marah. Harus tetap sehati dan menyelesaikan pembangunan gedung Gereja sampai tuntas bersama, ya,” pesan Yosef Lede di hadapan jemaat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan selalu menjadi bagian penting yang mendukung penuh keagamaan. Kendati demikian, peran jemaat sebagai “tiang induk” tetap menjadi motor penggerak utama kesuksesan pembangunan ini.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M.S. Karmany, M.Th, dalam Suara Gembalanya menekankan bahwa kemegahan gedung gereja akan sia-sia jika persekutuan di dalamnya rapuh.
Ia mengibaratkan kekuatan iman jemaat seperti sebuah sampan di tengah samudra yang luas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
