“Selama enam tahun tidak ada perubahan malahan tambah rusak, masih lebih baik saat dipimpin almarhum mantan desa, jalan digang ini hasil mantan desa almarhum, kami masih nikmati sampai sekarang. Kalau bapak desa sekarang itu bangun embung, jalan rabat beton, perkerasan jalan dan resevoir yang tidak berfungsi sampai sekarang,”ucapnya.
Masyarakat Desa Kairane kata dia merasa sangat kecewa serta dirugikan sebab pemanfaatan dana desa harus memberikan perubahan dan untuk tujuan peningkatan kesejahteraan bukan membangun pekerjaan yang tidak ada manfaatnya. Dana desa yang diterima pemerintah selama enam tahun sudah 6 miliar lebih tetapi tidak ada perkembangan berarti di Desa.
Senada diungkap oleh warga lainnya bahwa masyarakat sangat dirugikan dengan kondisi ini. Ia merasa tidak punya pemerintah desa yang ikut memperhatikan kesulitan masyarakat.
Air bersih contohnya, masyarakat hanya bergantung pada sumber air peninggalan program salah satu lembaga swadaya masyarakat. Mereka harus korban uang untuk mendapatkan air bersih biak dengan membeli air tangki maupun menggunakan sepeda motor untuk mengambilnya dengan jarak tempuh cukup jauh, sementara ada dana desa yang mestinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
