Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Nasib Tenaga Honor Terkatung-katung, Anggota Sayangkan Sikap Diam Ketua DPRD

kabar-independen.com
EF8C4A11 A518 4810 9492 E4A96CB891CC

Oelamasi, KI – Nasib ratusan tenaga honorer yang memangku jabatan sebagai pengemudi dan tenaga kebersihan kini terkatung-katung antara pasrah atau menanti kebijakan serta solusi baik dari pemerintah maupun keputusan politik lembaga DPRD.

DPRD secara kelembagaan hingga hari ini belum jelas apa sikap politiknya. Tercatat tiga orang anggota DPRD telah bereaksi keras menyikapi persoalan para tenaga honorer, anehnya hingga saat ini Ketua DPRD Kabupaten Kupang belum juga melontarkan pernyataan resmi soal apa langkah dari lembaga.

Sikap apatis Ketua DPRD mendapat kritikan keras dari Anton Natun yang dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (26/10/2022).

“Saya minta bapak Ketua DPRD jangan diam,”ucap Anton Natun melalui sambungan telepon.

Menurut Anton Natun, Ketua DPRD seharusnya segera mengambil langkah taktis sebagai wujud kepedulian terhadap nasib sejumlah tenaga honorer. Harus ada langkah-langkah untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer yang tidak terakomodir dalam pendataan ulang pegawai non ASN oleh BKPSDM.

Baca Juga :  Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Yosef Lede Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana ke 24 Kecamatan

“Mereka itu ada doa dan kerja keras untuk masa depan juga, mereka juga ada tanggungan keluarga yang harus dihidupi, ketika kita ‘bunuh’ mereka berarti ada ratusan orang akan menderita,”ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung