KUPANG, KI –Lurah Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang-NTT mulai bergerak mengatasi pergumulan warga terkait dengan banjir yang kerap menggenang saat musim hujan.
Tidak tanggung-tanggung, kali ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II dan juga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT melakukan survei titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir.
Survei lokasi untuk pekerjaan saluran irigasi dan Normalisasi dilakukan dibeberapa titik antara lain Kali Naibonat 2 dan 3 di RT 08 dan 09 serta Bendungan Buledale.
Zek Rinaldi selaku Ketua tim perencanaan umum bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) BBWS NT II, Rabu (13/05) menjelaskan, setelah melakukan survei ditemukan banyak saluran irigasi yang hilang tertutup oleh sedimentasi .
Langkah yang segera selanjutnya jelas dia, yakni melakukan pengerukan dan normalisasi sedimen.
Sementara itu, Haryadi Rachman selaku Asisten Pengawasan dan Pelaksanaan, Satker PJN Wilayah I Provinsi NTT, BPJN NTT mengatakan, survei dilakukan untuk memastikan titik pengerjaan saluran irigasi.
“Kalau terjadi banjir, air menggenangi rumah-rumah warga, sempadan jalan Timor Raya pun kerap kali tergenang,”ucapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












