“Hasil sidang hari ini akan saya serap dan di bawa ke pemerintah untuk di cocokkan dalam rapat anggaran dan jika cocok maka akan segera masuk dalam anggaran tahun Ini,”ungkap Mase.
Ia berharap pihak gereja ada semangat kolaborasi dan kerja bersama dengan pemerintah Kabupaten Kupang untuk terus berinovasi.
Ketua Panitia Persidangan Yakob Tafae mengatakan, sejak awal di tetapkan selaku tuan rumah yang saat itu di putuskan sesuai rekomendasi di Gereja Imanuel Kuka, pihaknya langsung membentuk panitia pelaksana guna menyiapkan segala upaya persiapan sidang.
“Persiapan yang kami lakukan adalah langsung galang dana dari jemaat sebesar Rp. 100.000 per KK,sumbangan dari seluruh gereja Klasis Sulamu dan sumbangan dari Johanis Mase sebesar Rp.25.000.000”, jelasnya.
Dirinya mengakui jika dalam proses penggalangan dana itu banyak di jumpai kendala namun dalam masa sulit itu pihaknya bersyukur bisa mendapat jalan keluar.
Harapan Yakop M Tafae yang merupakan Kepala Desa Oeteta, Klasis Sulamu di bawah kepemimpinan pendeta Yunus Kaytulang dapat melahirkan banyak inovasi baru dan terus bersinergi dengan pemerintah dengan menyediakan kegiatan pemberdayaan yang bermanfaat bagi jemaat dan masyarakat.
Thema Sidang Klasis Sulamu “Roh Kudus menguatkan persekutuan dan memimpin gereja menjadi berkat bagi semesta”, dari Refleksi ayat alkitab Efesus 3:16-17. (Him)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
