“Beberapa hari yang lalu kita sudah mengusulkan kurang lebih tujuh ribu unit rumah dan sejauh ini sudah mendapatkan seratus unit. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kita untuk menangani masalah perumahan di Kabupaten Kupang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa status Kabupaten Kupang sebagai daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) menjadi pendorong bagi pemerintah untuk terus mencari terobosan dan dukungan dari kementerian maupun lembaga non-pemerintah.
Di lokasi yang sama, Senior Manager Operation Habitat for Humanity Indonesia, Rudy Nadapdap, menjelaskan bahwa program kali ini menargetkan renovasi dan pembangunan sebanyak 70 unit rumah. Program ini didukung oleh pendanaan dari ArthawenaSakti dan PNG.
“Targetnya, seluruh rumah tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sembilan bulan ke depan sehingga menjadi layak huni bagi masyarakat penerima manfaat,” terang Rudy.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












