<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanah &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/tanah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Oct 2025 06:15:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Tanah &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suku Muritana Sumba Tengah NTT diserang Saat Hendak Pasang Patok Tanah Suku. Kuasa Hukum : Murni Pidana</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/suku-muritana-sumba-tengah-ntt-diserang-saat-hendak-ukur-tanah-suku-kuasa-hukum-murni-pidana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 03:59:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Suku]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Suku]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Muritana]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, KI &#8211; Sejumlah warga yang berasal dari suku Muritana Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/suku-muritana-sumba-tengah-ntt-diserang-saat-hendak-ukur-tanah-suku-kuasa-hukum-murni-pidana/">Suku Muritana Sumba Tengah NTT diserang Saat Hendak Pasang Patok Tanah Suku. Kuasa Hukum : Murni Pidana</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, KI &#8211;</strong> Sejumlah warga yang berasal dari <a href="http://kabar-independen.com/tag/suku">suku</a> Muritana Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro Kabupaten <a href="http://kabar-indeopenden.com/tag/sumba" target="_blank" rel="noopener">Sumba</a> Tengah- NTT diserang oleh sekelompok orang terorganisir saat hendak melakukan kegiatan pemasangan patok tanah milik suku tersebut.</p>
<p>&#8220;Kejadian penyerangan ini terjadi pada Sabtu 27 September 2025 dan ini murni tindakan pidana,&#8221;ungkap Indah Prasetyari selalu Kuasa Hukum suku Muritana, Minggu (12/10) melalui pesan WhatsApp.</p>
<p>Dijelaskannya, kronologis kejadian berawal saat <a href="http://kabar-independen.com/tag/suku-muritana">Kepala Suku</a> Muritana Umbu Anse Turanjani bersama-sama dengan warga suku berencana untuk memasang patok/pagar pembatas tanah milik Suku Muritana.</p>
<p>Pemasangan patok/pagar di tanah milik Suku Muritana, menurut Kepala Suku Muritana bertujuan untuk dibagi-bagikan kepada warga <a href="http://kabar-independen.com/tag/suku-muritana">Suku Muritana</a>, terutama yang baru berkeluarga/berumah tangga, agar tanah yang diberikan dapat dipergunakan untuk kesejahteraan hidup warga Suku Muritana yang kebanyakan bekerja sebagai Petani/Pekebun.</p>
<p>Namun kata dia, saat tiba di lokasi tiba-tiba datang sekelompok orang yang bergerak secara masif dan terorganisir, berkisar antara 50-60 orang menyerang dengan kata-kata makian yang bahasanya bukan dari bahasa Mamboro, namun dari bahasa daerah lain dengan payewau dan mengeluarkan parang dari sarungnya serta batu kali yang dilemparkan ke arah warga suku Muritana dengan tangan kosong dan <a href="http://kabar-independen.com/tag/ali-ali">ali-ali.</a></p>
<p>Warga Muritana yang di kejar hanya berlari menyelamatkan diri dan tidak melakukan perlawanan, karena mengikuti apa yang telah di sampaikan oleh Kepala Suku Muritana, Umbu Anse untuk tidak membalas perbuatan dari pihak manapun apabila memasuki tanah tersebut ada serangan. Setelah itu para terduga pelaku membakar padang tersebut.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/suku-muritana-sumba-tengah-ntt-diserang-saat-hendak-ukur-tanah-suku-kuasa-hukum-murni-pidana/">Suku Muritana Sumba Tengah NTT diserang Saat Hendak Pasang Patok Tanah Suku. Kuasa Hukum : Murni Pidana</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
