<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/kuat-dugaan-puskesmas-tarus-tolak-layani-pasien/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2023 11:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/kuat-dugaan-puskesmas-tarus-tolak-layani-pasien/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 11:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Tarus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=3804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pelayanan pada Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah &#8211; NTT mendadak menjadi topik...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kuat-dugaan-puskesmas-tarus-tolak-layani-pasien/">Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pelayanan pada Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah &#8211; NTT mendadak menjadi topik pembicaraan hangat di group WhatsApp Info Kabupaten Kupang, Senin (20/02/2023).</p>
<p>Pasalnya, Bidan Puskesmas Tarus diduga kuat menolak memberikan pertolongan pertama pada pasien yang mengalami kecelakaan lalulintas di jalan Timor Raya.</p>
<p>Perbincangan bermula dari cuitan salah seorang anggota group WhatsApp, Senin (20/02/2023) sekitar pukul 18.09 WITA.</p>
<p>Dalam tulisannya, Beny Seubelan baru saja menolong seorang perempuan yang mengalami kecelakaan lalulintas dan kemudian diantar ke Puskemas Tarus untuk mendapatkan pertolongan pertama.</p>
<p>Namun sayangnya saat tiba di UGD Puskesmas Tarus, korban tidak mendapat pelayanan sama sekali oleh dua tenaga medis yang sedang bertugas.</p>
<p>Salah satu tenaga medis menyampaikan bahwa mereka tidak bisa memberikan pelayanan sebab mereka hanya bisa melayani pasien melahirkan. Akhirnya korban tidak mendapat pelayanan.</p>
<p>Cuitan itu mendapat beragam respon dari anggota group lainnya, ada yang menyarankan agar para bidan yang menolak melayani pasien sebaiknya di pindahkan saja ke Puskesmas Oepoli di Kecamatan Amfoang Timur</p>
<p>Ternyata sikap yang sama pernah juga dilakukan oleh Puskesmas Tarus pada tanggal 02 Desember 2022 lalu. Saat itu seorang anggota group menolong seorang bayi berusia 7 bulan yang saat itu mengalami kejang usai imunisasi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kuat-dugaan-puskesmas-tarus-tolak-layani-pasien/">Kuat Dugaan Puskesmas Tarus Tolak Layani Pasien</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
