<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Eradikasi Polio &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/eradikasi-polio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Mar 2024 03:18:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Eradikasi Polio &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Data Awal Menunjukkan Keenggaan Masyarakat Untuk Menerima Vaksin Polio</title>
		<link>https://kabar-independen.com/nasional/data-awal-menunjukkan-keenggaan-masyarakat-untuk-menerima-vaksin-polio/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 07:24:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Eradikasi Polio]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Palang Merah Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=2045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, KI &#8211; Poliomielitis (polio) adalah penyakit sangat menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/nasional/data-awal-menunjukkan-keenggaan-masyarakat-untuk-menerima-vaksin-polio/">Data Awal Menunjukkan Keenggaan Masyarakat Untuk Menerima Vaksin Polio</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, KI &#8211; </strong>Poliomielitis (polio) adalah penyakit sangat menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen atau bahkan kematian dalam waktu yang sangat singkat.</p>
<p>Palang Merah Indonesia (PMI) melalui dukungan Federasi Perhimpunan Internasional Palang Merah dan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) melakukan pemetaan dan pengumpulan data untuk memahami keenganan masyarakat terkait vaksin polio, sebagai bagian dari program eradikasi polio.</p>
<p>Data tersebut dikumpulkan di 40 desa di 5 provinsi di Indonesia, yang terdiri dari Aceh, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat dan, diikuti oleh lebih dari 1,400 responden. Beberapa informasi awal yang didapatkan dari kegiatan ini ialah keluarga tidak membawa anak untuk imunisasi karena disarankan oleh keluarga atau teman untuk tidak menerima imunisasi (10,65 persen), atau terlalu sibuk untuk membawa anaknya ke fasilitas kesehatan (10,19 persen). Beberapa diantaranya juga mengaku anak kurang sehat ketika jadwal posyandu, sehingga tidak mengikuti imunisasi (22,22 persen).</p>
<p>Pandemi COVID-19 berdampak pada penurunan cakupan imunisasi polio di sebagian besar wilayah Indonesia, padahal vaksin merupakan upaya efektif dalam mencegah polio, serta tersedia gratis untuk balita di Puskesmas dan Posyandu.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/nasional/data-awal-menunjukkan-keenggaan-masyarakat-untuk-menerima-vaksin-polio/">Data Awal Menunjukkan Keenggaan Masyarakat Untuk Menerima Vaksin Polio</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Komitmen Wujudkan Indonesia Bebas Polio Bersama IFRC dan USAID</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/pmi-komitmen-wujudkan-indonesia-bebas-polio-bersama-ifrc-dan-usaid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 08:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Eradikasi Polio]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IFRC]]></category>
		<category><![CDATA[Palang Merah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[USAID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1625</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, KI &#8211; Palang Merah Indonesia (PMI) menegaskan komitmen untuk mendukung Program Pemerintah Indonesia dalam...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pmi-komitmen-wujudkan-indonesia-bebas-polio-bersama-ifrc-dan-usaid/">PMI Komitmen Wujudkan Indonesia Bebas Polio Bersama IFRC dan USAID</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, KI &#8211;</strong> Palang Merah Indonesia (PMI) menegaskan komitmen untuk<br />
mendukung Program Pemerintah Indonesia dalam mengeradikasi polio pada Peluncuran Program Kesiapsiagaan Polio secara resmi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>PMI dengan dukungan dan Federasi Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah (FRC) dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) akan menggunakan<br />
pendekatan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan akses masyarakat melalui program dan layanan imunisasi polio. PMI akan mendorong peningkatan permintaan vaksinasi serta mengurangi penolakan terhadap vaksin di masyarakat, PMI juga akan meningkatkan pelacakan (surveillans) untuk kasus Lumpuh Layu Akut (Acute flaccid paralysis).</p>
<p>Fokus pelaksanaan akan menargetkan daerah berisiko tinggi dan memiliki cakupan rendah terhadap program imunisasi polio di 5 provinsi, yaitu Aceh, Kalimantan Utara, Maluku Utara,<br />
Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat. PMI akan menggunakan pendekatan pemberdayaan kesehatan masyarakat dan pengurangan risiko bencana serta krisis kesehatan.</p>
<p>Ketua Bidang Kesehatan &amp; Sosial PMI Pusat, Fachmi Idris Selasa (02/11/2021) di Kupang mengatakan berbagai upaya telah dilakukan PMI untuk mendukung Pemerintah Indonesia agar imunisasi dasar menjangkau seluruh anak baik melalui Program Imunisasi Nasional, Campak Rubella, maupun program<br />
lainnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pmi-komitmen-wujudkan-indonesia-bebas-polio-bersama-ifrc-dan-usaid/">PMI Komitmen Wujudkan Indonesia Bebas Polio Bersama IFRC dan USAID</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
