<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aspal &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/aspal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 06:13:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Aspal &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Tahun Kepemimpinan Yosef Lede &#8211; Aurum Titu Eki: Masyarakat Sulamu Akhirnya Rasakan Manisnya Pembangunan</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/dua-tahun-kepemimpinan-yosef-lede-aurum-titu-eki-masyarakat-sulamu-akhirnya-rasakan-manisnya-pembangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 06:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aspal]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Obe Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hotmix]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8322</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI &#8211; Penantian panjang masyarakat Kecamatan Sulamu, khususnya warga Desa Pitay, untuk merasakan pembangunan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-tahun-kepemimpinan-yosef-lede-aurum-titu-eki-masyarakat-sulamu-akhirnya-rasakan-manisnya-pembangunan/">Dua Tahun Kepemimpinan Yosef Lede &#8211; Aurum Titu Eki: Masyarakat Sulamu Akhirnya Rasakan Manisnya Pembangunan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI &#8211;</strong> Penantian panjang masyarakat Kecamatan Sulamu, khususnya warga Desa Pitay, untuk merasakan pembangunan yang merata kini mulai membuahkan hasil. Di bawah nakhoda Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki, wajah infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut mengalami perubahan signifikan.</p>
<p>Selama bertahun-tahun, warga merasa dikesampingkan dalam agenda pembangunan daerah. Namun, dalam dua tahun terakhir, komitmen pasangan pemimpin ini untuk membangun dari pinggiran mulai dirasakan nyata.</p>
<p><strong>Pembangunan Jalan Akhiri Masa &#8220;Dianaktirikan&#8221;</strong></p>
<p>Tokoh masyarakat Sulamu, Bernabas Sura, mengungkapkan rasa harunya saat ditemui awak media pada Sabtu (11/04/2026) sore. Ia menyebut pengerjaan jalan yang mulai menyentuh desa mereka sebagai titik balik sejarah bagi warga setempat.<br />
&#8220;Jujur saja, kami merasa miris jika mengingat kepemimpinan daerah yang terdahulu. Kami masyarakat Sulamu, terutama di Desa Pitay, merasa seperti dianaktirikan. Pembangunan seolah enggan mampir ke tempat kami,&#8221; ujar Bernabas dengan nada emosional.</p>
<p>Ia menilai ada perbedaan mencolok antara pola kepemimpinan saat ini dengan periode sebelumnya. Menurutnya, duet Yosef-Aurum telah membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukan penghalang untuk menghadirkan perubahan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-tahun-kepemimpinan-yosef-lede-aurum-titu-eki-masyarakat-sulamu-akhirnya-rasakan-manisnya-pembangunan/">Dua Tahun Kepemimpinan Yosef Lede &#8211; Aurum Titu Eki: Masyarakat Sulamu Akhirnya Rasakan Manisnya Pembangunan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penantian Belasan Tahun Berakhir, Warga Sulamu Kini Nikmati Jalan Hotmix Mulus</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/penantian-belasan-tahun-berakhir-warga-sulamu-kini-nikmati-jalan-hotmix-mulus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:21:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[Aspal]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Obe Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hotmix]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8319</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, KI &#8211; Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Kecamatan Sulamu, khususnya di Desa Pitay,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/penantian-belasan-tahun-berakhir-warga-sulamu-kini-nikmati-jalan-hotmix-mulus/">Penantian Belasan Tahun Berakhir, Warga Sulamu Kini Nikmati Jalan Hotmix Mulus</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, KI &#8211;</strong> Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Kecamatan Sulamu, khususnya di Desa Pitay, Kabupaten Kupang. Setelah belasan tahun lamanya bergelut dengan infrastruktur yang memprihatinkan, kini penantian panjang mereka untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terbayar lunas dengan hadirnya aspal hotmix.</p>
<p>Pembangunan jalan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki dalam memeratakan pembangunan hingga ke pelosok daerah.</p>
<p>Dalam pantauan media pada Sabtu (11/04/2026), sejumlah warga mengungkapkan rasa haru dan syukur mereka. Mel Sombu dan Bernabar Sura, warga setempat, menyatakan bahwa perhatian pemerintah saat ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.</p>
<p>&#8220;Kami merasa sangat diperhatikan. Belasan tahun silam, kami hampir tidak pernah menikmati jalan hotmix seperti ini. Terima kasih kepada Bapak Bupati Yosef Lede dan Ibu Wakil Bupati Aurum atas kerja nyatanya,&#8221; ujar mereka penuh syukur.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/penantian-belasan-tahun-berakhir-warga-sulamu-kini-nikmati-jalan-hotmix-mulus/">Penantian Belasan Tahun Berakhir, Warga Sulamu Kini Nikmati Jalan Hotmix Mulus</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa Direncanakan Sepanjang 12 Kilometer, Pelaksanaan Terindikasi Tidak Sesuai Perencanaan</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/pekerjaan-jalan-silu-oemofa-direncanakan-sepanjang-12-kilometer-indikasi-tidak-sesuai-perencanaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 02:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Addendum]]></category>
		<category><![CDATA[Agregat]]></category>
		<category><![CDATA[Aspal]]></category>
		<category><![CDATA[Bina Marga]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Hotmix]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Jalan Silu-Oemofa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6698</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pekerjaan ruas jalan Silu-Oemofa direncanakan akan dikerjakan sepanjang 12 kilometer, tetapi terdapat...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pekerjaan-jalan-silu-oemofa-direncanakan-sepanjang-12-kilometer-indikasi-tidak-sesuai-perencanaan/">Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa Direncanakan Sepanjang 12 Kilometer, Pelaksanaan Terindikasi Tidak Sesuai Perencanaan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Pekerjaan <a href="http://kabar-independen.com/tag/ruas-jalan">ruas jalan</a> Silu-Oemofa direncanakan akan dikerjakan sepanjang 12 kilometer, tetapi terdapat indikasi pekerjaan berbeda dengan perencanaan.</p>
<p>Fakta yang diperoleh awak media langsung dari lokasi Rabu (31/07), ruas jalan Silu-Oemofa menghabiskan dana 20,2 miliar lebih yang bersumber dari APBD II DAK Tematik pengembangan foot estate itu dikerjakan oleh PT. CBJA dengan kontrak kerja nomor 602/140/PU/2024.</p>
<p>Papan informasi pekerjaan terpasang pada titik awal dan akhir menggambarkan panjang jalan yang harus dikerjakan oleh PT. CBJA adalah 12 kilometer, fakta lapangan justru berbeda.</p>
<figure id="attachment_6699" aria-describedby="caption-attachment-6699" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6699" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240803-WA0010.jpg" alt="IMG 20240803 WA0010" width="640" height="295" title="Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa Direncanakan Sepanjang 12 Kilometer, Pelaksanaan Terindikasi Tidak Sesuai Perencanaan 1"><figcaption id="caption-attachment-6699" class="wp-caption-text">Papan informasi pekerjaan terpasang di Titik Akhir.</figcaption></figure>
<p>Timbunan material dasar <a href="http://kabar-independen.com/tag/agregat">agregat</a> kasar dan halus hasil disintegrasi alami dari batuan alam atau pasir serta hamparan aspal hotmix kurang dari panjang jalan yang seharusnya dikerjakan. Terdapat jarak kurang lebih 250 meter sebelum titik akhir yang sama sekali tidak disentuh oleh pelaksana.</p>
<p>Informasi yang berhasil diperoleh dari sumber terpercaya menyebutkan, panjang jalan yang dikerjakan hanya sekitar 10,52 kilometer dengan ketebalan pemadatan <a href="http://kabar-independen.com/tag/aspal-hotmix">apasl hotmix</a> hanya 3 sentimeter.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pekerjaan-jalan-silu-oemofa-direncanakan-sepanjang-12-kilometer-indikasi-tidak-sesuai-perencanaan/">Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa Direncanakan Sepanjang 12 Kilometer, Pelaksanaan Terindikasi Tidak Sesuai Perencanaan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
