Sementara itu, Sofia Malelak – de Haan selaku salah satu Wakil Ketua menambahkan, ide pembentukan pansus pertama kali di serukan oleh fraksi Golkar dan fraksi NasDem. Pimpinan DPRD tunduk pada mekanisme baku yang berlaku di lembaga.
Badai Seroja ini ungkap Sofia Malelak – de Haan adalah urusan kemanusiaan, tidak ada muatan politis. Ia justru meminta berhenti saling menyalahkan dengan pernyataan bahwa Pemuli sudah dekat sehingga ada muatan politisnya.
“Ini urusan kemanusiaan, kita semua punya hati terpanggil, ada tanggungjawab moral kita 40 orang anggota DPRD untuk menjawab pergumulan dari masyarakat, tetapi tentu tidak seperti membalik telapak tangan, semua ada mekanisme ada proses dan sementara berproses sesuai mekanisme yang berlaku serta sesuai ketentuan undang-undang,”imbuhnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
