Sedangkan menurut Yosef Lede selaku Manager PSK Kupang mengatakan, pertandingan yang diselenggarakan ini merupakan wujud nyata niat pemuda membangkitkan semangat olahraga sepakbola. Bahwa dalam pertandingan akan muncul talenta berbakat yang sewaktu-waktu dapat mewakili daerah dalam event lebih tinggi.
Dirinya berharap, event Daper 86 Cup dapat menjadi agenda atau kalender rutin Askab PSSI setiap tahunnya. Terpenting adalah pelaksanaannya harus aman, semua pemain, panitia, penonton dan wasit harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas.
“Sportifitas bukan hanya peserta dan penonton, kadang-kadang pertandingan rusak karena ulah panitia dan juga wasit,”pesannya.
Pelaksanaan pertandingan sepak bola ungkapnya, sebagai wadah merangkul generasi muda serta ajang menyalurkan bakat. Dari event ini tentu akan muncul talenta berbakat yang dapat direkrut dan dibina untuk mewakili daerah pada even bergengsi lainnya.
“Kalau ada pemain yang bagus, saya jamin kita rekrut, tetapi harus sportif, saya berharap panitia dapat melaksanakan turnamen ini dengan sebaik-baiknya, bertanding secara sportif, siapa yang persiapkan diri lebih baik itulah yang tampil sebagai pemenang,”imbuhnya.
Habel Mbate Anggota DPRD dalam sambutannya mengatakan, juara sejati itu soal bagaimana mengakui kelebihan orang lain sehingga tim yang bertanding tidak hanya fokus mengejar gelar juara, melainkan menjunjung nilai sportivitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
