Pada usianya yang ke 64 aksi nyata Jasa Raharja ini bukan hanya bertujuan menciptakan generasi yang sadar dan bertanggung jawab di jalan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Jasa Raharja dalam melaksanakan langkah preventif dan preemptif untuk mengubah perilaku masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan setiap kecelakaan lalu lintas mendapatkan penanganan cepat dan tepat. Saat ini, Jasa Raharja telah terintegrasi dengan 508 Polres dan 1.062 Polsek di seluruh Indonesia,” tambah Rivan.
Rivan mengatakan bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memungkinkan pemetaan demografi korban kecelakaan.
“Data menunjukkan bahwa 68,2 persen kecelakaan di Indonesia disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas, dengan korban didominasi oleh usia produktif,” paparnya.
Dengan visi transformasi hingga 2029, Jasa Raharja terus memperkuat kolaborasi dan inovasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keselamatan berkendara.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
