Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon Prawiraatmadja, menyatakan bahwa budaya keselamatan yang kuat merupakan pondasi utama untuk memastikan perjalanan udara yang aman dan nyaman.
Ia menegaskan pentingnya peran kolaborasi antara pemerintah, industri penerbangan, dan masyarakat dalam membangun sistem keselamatan yang berkelanjutan.
“Menumbuhkan budaya keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan memberikan pemahaman yang baik bagi masyarakat akan membuat safety culture dapat berjalan dengan baik. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, industri penerbangan, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan transportasi udara yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang,” ujar Denon.
Agenda ini dihadiri oleh para ahli, pemimpin industri, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk berdiskusi, berbagi wawasan, memberikan pemahaman, meningkatkan kolaborasi, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan budaya keselamatan pada pengguna jasa penerbangan.
Selain itu juga untuk memberi pemahaman terkait hak dan kewajiban pengguna jasa penerbangan terkait asuransi keselamatan penerbangan.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber kompeten, seperti Ketua KNKT Surjanto Tjahjono, perwakilan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU) Ditjen Perhubungan Udara, perwakilan dari maskapai penerbangan, dan Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Angkutan Penerbangan Indonesia (APJAPI) , Alvin Lie, dan sejumlah perwakilan mahasiswa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
