Sementara Jenazah korban di bawa ke rumah duka, dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Puskesmas Soliu bersama Anggota Pos Pol Soliu.
Dari hasil pemeriksaan tenaga medis Puskesmas Soliu yang di dampingi Anggota Polisi dari Pos Pol Soliu, tidak ditemukan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada korban. Namun terdapat mulut mengeluarkan busa (buih) yang diduga meninggal dunia akibat tenggelam dan banyak meminum air laut yang membuat korban tidak bisa bernapas sehingga meninggal dunia.
Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan mengikhlaskan kematian korban.
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto membenarkan telah menerima laporan adanya seorang warga masyarakat Amfoang Barat Laut meninggal dunia akibat tenggelam saat mencari ikan di laut.
“Murni meninggal dunia akibat tenggelam, sesuai dengan keterangan para saksi di TKP dan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Soliu di dampingi Anggota,” Tegas Kapolres. (Tribratanews)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
