Menurut Julie peserta yang mengikuti ajang tersebut ada juga yang berasal dari daratan Flores dan daratan Timor.
“Yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut yakni sekolah-sekolah SMK, dibantu oleh Dinas PK provinsi. Jadi mereka yang mengkoordinir SMK- SMK yang memang memiliki jurusan khusus fashion dan textil”, ujarnya kembali.
Menurut dia, pada ajang fashion tersebut, hampir 80 baju ditampilkan, yang sebagian merupakan hasil karya dari anak-anak SMK.
Julie Laiskodat menambahkan, tujuan mereka mengikuti ajang ini agar potensi yang dimiliki anak-anak NTT, khususnya dari tenun yang merupakan budaya dan potensi, terus dilestarikan bahkan sampai ajang internasional.
“Ajang ini dilakukan setiap tahun dan melibatkan anak-anak yang berbeda secara nasional maupun internasional”, jelasnya.
Kepala SMKN 04 Negeri Kupang Semy Ndolu, S.Pd menyatakan bangga karena tahun ini Julie Laiskodat memberikan perhatian terhadap siswa – siswi SMKN 04 Kupang khususnya jurusan fashion, yang memiliki bakat, untuk terjun dalam ajang JF3 maupun pada bulan Oktober mendatang pada ajang Jakarta Fashion Week (JFW).
“Jadi kami SMK Negeri 4 Kupang turut berbangga dikarenakan kami dilibatkan dalam ajang kegiatan JF3 dimana siswa- siswi kami, khususnya jurusan fashion ikut menampilkan bakat mereka melalui fashion dan textile. Danpada Oktober mendatang juga akan dilibatkan dalam ajang JFW”, jelasnya kepada media via zoom.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
