Kupang, KI – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI menggelar kegiatan pelatihan pembuatan 1.000 topi Ti’i Langga.
Pelatihan melibatkan 100 orang millienial dari Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan skill produksi topi khas pulau Rote.
Ti’i Langga merupakan topi khas Rote Ndao. Bahan utama topi Ti’i Langga adalah daun dari pohon lontar. Bentuk topi Ti’i Langga yang unik punya arti dan makna mendalam tentang persatuan. Hal tersebut terlihat dari bentuk anyamannya yang begitu erat.
Pelibatan kaum milenal dalam kegiatan pelatihan ini cukup beralasan. Khusus di Pulau Rote dan Kabupaten Kupang, generasi milenial kenyataannya tidak terlalu berminat untuk menggeluti dan mengembangkan produk turunan leluhur Rote Ndao ini.
Alasan lain, yakni proses pembuatannya cukup rumit serta ketika selesai diproduksi mengalami kendala dalam hal pemasarannya. Apalagi Ti’i Langga lebih banyak diproduksi hanya untuk kepentingan adat dan acara resmi pemerintah.
Namun, pelaku Industri Kecil Menengah pembuat topi Ti’i Langga berharap besar produk ini bisa menjadi primadona di daerah destinasi pariwisata yang ada di NTT. Sementara peran milenial untuk mendongkrak destinasi sangat strategis.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
