Lokasi pantai selatan kata Anton Natun memiliki karakteristik cuaca berbeda dengan pantai di bagian barat, dikarenakan laut selatan yang langsung berbatasan dengan samudera Hindia itu memiliki potensi gelombang tinggi dan tiupan angin kencang di bulan tertentu.
Sebelum membangun lopo, aula dan sebagainya terlebih dahulu mesti memperoleh masukan dari BMKG agar kualitas bangunan serta bahan yang digunakan mampu tahan terhadap cuaca ekstrim pada musim tertentu.
“Pendirian bangunan di sekitar pantai juga harus berdasarkan masukan dari pihak BMKG, untuk mengetahui bahan bangunan apa yang bisa di pakai agar tahan dari angin dan bukan di bangun dari bahan baku kayu serta daun,”imbuhnya.
Anton Natun menambahkan, salah satu gunung yang di potong/cut dan material gunung di tambahkan untuk meratakan cekungan/lembah tanah yang nanti akan di peruntukan bagi gedung wisata harus pula di pasang tanggul pada gunung tersebut dan batas bahu jalan agar ke depan bisa meminimalisir terjadinya longsor saat hujan.
Kontur gunung yang berisikan tanah dan bebatuan yang tidak mengikat sehingga jika ada air hujan akan sangat mudah terjadi longsor yang berakibat fatal bagi bangunan dan kolam renang yang sudah di kerjakan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
