Oelamasi, KI – Mega proyek pengembangan destinasi wisata pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang – NTT hingga saat ini ternyata belum kelar dikerjakan, anggota DPRD memperkirakan progres pekerjaan baru mencapai 40 persen.
Destinasi wisata pantai Teres yang dikerjakan menggunakan dana APBD tahun anggaran 2020 dengan total dana mencapai 49 miliar dan digadang-gadang menjadi miniatur program revolusi 5P hingga menjelang akhir tahun 2021 belum kelar.
Bahkan terdapat item pekerjaan yang progresnya masih nol persen alias belum dikerjakan yaitu pembangunan satu buah kolam air laut.
Beberapa item pekerjaan seperti kolam renang air tawar baru terlihat fondasinya saja yang dikerjakan, demikian pula dengan kamar mandi dan aula serba guna pun sama. Tiga buah tugu dan restoran juga belum selesai dikerjakan.
Salah seorang pekerja yang enggan namanya disebut, Senin (27/09/2021) di lokasi pantai Teres menyebutkan, terlambatnya pekerjaan lebih disebabkan karena material terlambat di kirim oleh pemerintah.
Sumber mengaku, pekerjaannya telah terhambat satu bulan hanya karena pemerintah belum mengantar material yang dibutuhkan.
Pekerjaan kata dia dilakukan dengan sistem swakelola oleh masyarakat, dengan sistem swakelola ini semua material baik lokal maupun non lokal disuplai oleh pemerintah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
