Konsep yang dimiliki Dinas Pertanian kata dia, ketika program itu berhasil maka akan menambah nilai estetika, juga menjadi tempat wisata agro di pusat perkantoran Oelamasi. Nyatanya beberapa jenis tanaman hortikultura yang ditanam gagal menghasilkan.
Kondisi saat ini terlihat areal tersebut telah ditumbuhi semak belukar serta kelihatan merusak pemandangan saat memasuki halaman kantor Bupati Kupang.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Pertanian mengatakan, akan merubah lokasi itu menjadi sawah dan ditanami padi. Pengolahan lahan tinggal menunggu curah hujan memadai.
Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe mengatakan, program agrowisata milik Dinas Pertanian sampai saat ini tidak ada tanda-tanda berhasil, tidak ada hasil dari tanaman yang ada
Dinas yang dianggap sebagai ahli di bidang pertanian pun gagal dan ini menjadi perseden buruk bagi masyarakat. Hal ini perlu menjadi perhatian serius Kepala Dinas bersama stafnya.
Gagalnya program agrowisata itu katanya lantaran tidak ada suatu perencanaan matang meliputi jenis tanaman apa yang cocok, siapa yang bekerja mengelola serta ketersediaan dana, bagaimana soal pemasaran hasil, tanamnya kapan, panennya kapan dan jualnya kapan. Semua ini harus direncanakan dengan sangat matang dan bukan asal bapak senang saja.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
