Kupang, KI – Menteri Koordinator Bidang Pembagunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Efendy memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah Provinsi NTT dalam upaya penaganan stunting di NTT.
Menko PMK Muhadjir Efendy dalam kunjungannya Senin (03/05/2021) di kantor lurah Lasiana mengatakan angka stunting di NTT saat ini 34,2%. Dua tahun lalu 35% karena adanya kerja sama yang baik, didukung oleh TP. PKK melalui pemerintah pusat akan terus mendorong dan mendukung, tentu juga akan ada bantuan – bantuan sambil menunggu perpres yang baru, karena perpres penanganan stunting dalam proses.
Strategi utama dalam penanganan stunting harus adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, kelompok aktivis, kelompok TP.PKK, PKH dan tenaga gizi sedangkan untuk tenaga gizi yang masih kurang di NTT saya akan komunikasikan dengan menteri kesehatan. Menko PMK. Muhadjir Efendy diminta untuk bantu promosi pita Lila.
Pada sesi dialog bersama masyarakat dan TP. PPK, Menko PMK Muhadjir Efendy dan Menteri PPPA Bintang Puspayoga dimintah oleh Yenny Haning salah satu staf ahli gizi pada puskesmas Oesapa untuk bantu promosikan pita lila yang di ukur pada lengan kiri anak balita, pita lila ini sangat penting karena anak stunting dan gizi kurang apabila ditemukan secara tepat ditangani dengan dini, anak – anak ini tidak jatuh dalam status gizi kurang dan stunting.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
