Bukan cuma itu, setiap kali rapat pun anggota wajib kumpulkan uang untuk biaya sewa kursi, sewa tenda dan Snack, ada juga uang diminta untuk alasan print Surat Keputusan. Anehnya, hingga memutuskan berhenti, keduanya belum pernah menerima salinan surat keputusan.
Keduanya mengaku dijanjikan akan memperoleh gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) namun tidak disebutkan nominalnya. Akibat tergiur dengan janji gaji setara UMP, salah seorang diantaranya terpaksa harus berhenti dari pekerjaan sebelumnya.
“Jangankan dapat gaji setara UMP sesuai janji, Surat Keputusan saja kami tidak pernah lihat, tidak pernah dapat padahal kami sudah kumpul uang,”pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
