Dirinya meminta Pemkab Kupang segera mengambil tindakan cepat merelokasi 239 KK korban badai Seroja Desa Oesena.
“Yang jelas masyarakat menuntut segera relokasi, kalau soal apa alasannya kami tidak perlu tahu, itu pemerintah yang tahu,”Ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi patahan tanah saat ini semakin hari semakin lebar walaupun dalam kondisi panas seperti saat ini. Ternyata patahan tanah semakin melebar bukan hanya pada musim hujan.
Yang ditakutkan kata dia, saat musim hujan tiba dengan kondisi patahan yang semakin melebar akan terjadi korban jiwa dari masyarakat dusun III Desa Oesena.
“Pemerintah Kabupaten Kupang segera, secepatnya masyarakat direlokasi ketempat yang baru, tidak alasan apapun,”Tutupnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
