Yosef Lede anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kupang, Jumat (29/04/2022) saat berbincang dengan masyarakat di halaman Gereja GMIT Haumeni Nisum mengatakan, sekitar 100 Kepala Keluarga mengalami krisis air bersih sejak penghujung tahun 2021.
Alat pompa air yang terpasang di sumber mata air (sumur) rusak, demikian halnya jaringan pipanisasi dari sebuah sumur bor sehingga air tidak dapat dialirkan ke rumah masyarakat.
“Reses ini saya datang untuk bincang-bincang tentang kepentingan masyarakat, bagaimana mengatasi persoalan yang dihadapi. Dengan minum air yang kurang bersih dari embung, sanitasi yang kurang baik dapat menjadi penyebab utama Stunting,”Ucapnya.
Pergumulan masyarakat yang juga sebagai jemaat gereja GMIT Haumeni Nisum kini dapat teratasi dengan adanya bantuan alat pompa air serta perbaikan jaringan perpipaan. Dengan demikian masyarakat di dua dusun tersebut akan menkonsumsi air yang bersih dan sehat. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
