“Usulan harus terencana dengan baik, tahapannya mulai dari masyarakat. Saya datang untuk gali aspirasi untuk perkuat usulan perencanaan pembangunan. Kita tidak perlu harap 100 persen usulan dijawab, aspirasi bisa dijawab bisa tidak, tergantung kebutuhan, tergantung pendekatan politis,”Ujarnya.
Sementara itu, usulan yang disampaikan warga tiga desa saat bertemu anggota DPRD Kabupaten Kupang sangat beragam.
Secara garis besar usulan program itu diantaranya jalan usaha tani sepanjang 500 meter di Dusun I Desa Bone, alsintan, kelangkaan pupuk bersubsidi serta jalan kiupakas yang sering terjadi longsor dan menutup akses transportasi enam desa.
Ada pula usulan tentang perbaikan saluran pembuangan embung, saluran irigasi, rehabilitasi gedung SMPN I Nekamese yang rusak berat dihantam badai Seroja tahun 2021. Hal yang sama juga terjadi pada gedung SD GMIT Oenif. Warga Desa Oepaha mengusulkan tentang perbaikan jalan raya.(Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
