Sejak semua kembali membaik, komunikasi diantara kita lebih berkualitas. Kita menyadari bahwa ruang kosong dihati kita tak dapat diisi oleh orang lain karena kita masih saling mencintai.
Kita sama-sama sadar ternyata ego yang telah merampas senyum dan kebahagiaan kita selama ini. Kita pun menyadari bahwa ego yang kita pertahankan dulu nyaris membunuh rasa cinta yang ada dan nyaris melukai hidup kita.
Memang penyesalan selalu terlambat setelah kita terluka karena tindakan yang bodoh namun itulah cara untuk mendewasakan kita berdua. Penyesalan itu tak mengurangi hasrat kita untuk memperbaiki dan memulai hubungan kembali dengan hati yang lebih siap. Dan atas nama cinta, kita lepaskan ego.
Harapanku, harapanmu setelah semua yang terjadi…kita lebih bisa saling menghargai dan semakin lebih baik menjaga hubungan yang telah kita perbaiki bersama…Maafkan aku.., egoku nyaris membunuh rasa cinta di hatiku untukmu.
Terima kasih cinta…dari perjalanan panjang kisah ini dimulai hingga nyaris berakhir pilu, aku diingatkan untuk belajar menahan ego jika ingin bahagia dan tidak terluka karena kebodohan sendiri.
Terima kasih cinta masih memberiku kesempatan untuk mencintai dan menyayangi lagi Terima kasih cinta karena sudah mengingatkan aku juga mengajarkanku akan penting dan berartinya sebuah hubungan.
Terima kasih karena aku diajarkan untuk belajar memahami, menerima arti kehadiran seseorang dalam kehidupanku dengan segala keterbatasan dan kekurangannya.
Terima kasih cinta kini hatiku mengharu biru. Kini disetiap hariku, selalu ada rindu juga penantian yang tak pupus pada cintaku seperti senja yang selalu menanti dijemput malam.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
