<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Oebelo &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/topic/desa-oebelo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Mar 2024 08:05:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Desa Oebelo &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Desa Oebelo Mengeluh Soal ini, Pemerintah Kabupaten Kupang Masih Diam.</title>
		<link>https://kabar-independen.com/ekonomi/petani-desa-oebelo-mengeluh-soal-ini-pemerintah-kabupaten-kupang-masih-diam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 06:12:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=5774</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Sejumlah petani di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang-NTT, mengeluh soal...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/ekonomi/petani-desa-oebelo-mengeluh-soal-ini-pemerintah-kabupaten-kupang-masih-diam/">Petani Desa Oebelo Mengeluh Soal ini, Pemerintah Kabupaten Kupang Masih Diam.</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Sejumlah petani di <a href="http://kabar-indrpenden.com/tag/desa-oebelo" target="_blank" rel="noopener">Desa Oebelo</a> Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang-NTT, mengeluh soal rusaknya bendungan di lokasi persawahan sudah rusak parah sejak tiga tahun lalu.</p>
<p>Pada tahun ini, kondisi <a href="https://kabar-independen.com/tag/bendungan">bendungan</a> semakin parah tergerus banjir beberapa waktu lalu, jika tidak segera dilakukan perbaikan, petani mengalami gagal panen.</p>
<p>Nikson Mooy kepada media ini, Kamis (21/03/2024) mengatakan, kondisi bendungan seperti sekarang yang nyaris putus terutama pada saluran primer hingga air banyak terbuang bukan melalui saluran sekunder.</p>
<p>&#8220;hanya sebagian air yang mengalir melalui saluran tetapi sebagian air mengalir ketempat yang tidak semestinya akibat bendungan rusak, kami sebagai petani merasa was-was,&#8221;ujar Nikson Mooy.</p>
<p>Oleh karena itu, dirinya minta Pemerintah Kabupaten Kupang tidak tinggal diam, mesti ada tindakan nyata mengantisipasi terjadinya gagal panen.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Artasas Gabriel petani lainnya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten maupun Desa segera mengambil tindakan memperbaiki kerusakan yang terjadi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/ekonomi/petani-desa-oebelo-mengeluh-soal-ini-pemerintah-kabupaten-kupang-masih-diam/">Petani Desa Oebelo Mengeluh Soal ini, Pemerintah Kabupaten Kupang Masih Diam.</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
