<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penyandang disabilitas &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/penyandang-disabilitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Aug 2022 11:55:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Penyandang disabilitas &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>APBD Kabupaten Kupang Belum Berpihak Pada Penyandang Disabilitas</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/apbd-kabupaten-kupang-belum-berpihak-pada-penyandang-disabilitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2022 06:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Nekamese]]></category>
		<category><![CDATA[Penyandang disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=2981</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kupang setiap tahunnya belum berpihak...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/apbd-kabupaten-kupang-belum-berpihak-pada-penyandang-disabilitas/">APBD Kabupaten Kupang Belum Berpihak Pada Penyandang Disabilitas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kupang setiap tahunnya belum berpihak pada penyandang Disabilitas. APBD belum mengakomodir kebutuhan mereka.</p>
<p>Demikian diungkap Elmi Sumarni Ismau, Wakil Direktur Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi (Garamin) NTT saat berdialog dengan anggota DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (17/08/2022) di Kecamatan Nekamese usai upacara peringatan HUT RI ke &#8211; 77.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah masih menutup mata terhadap penyandang disabilitas dengan tidak mengalokasikan anggaran setiap tahunnya. Kebutuhan penyandang disabilitas bukan hanya sebatas memberikan bantuan alat bantu berupa kursi roda, tongkat oleh Dinas Sosial.</p>
<p>Kebutuhan penyandang Disabilitas di Kabupaten Kupang bukan hanya bantuan alat bantu. Pemerintah mestinya mengalokasikan anggaran khusus untuk pelatihan keterampilan, modal usaha dan pendampingan sehingga penyandang disabilitas bisa berusaha mandiri.</p>
<p>Sementara itu, Yosef Lede anggota DPRD Kabupaten Kupang mengatakan, tahun anggaran 2022, DPRD menyetujui usulan alokasi dana sebesar Rp. 500 juta di Dinas Sosial khusus untuk penyandang disabilitas.</p>
<p>Dana itu kata dia, dapat digunakan untuk pengadaan alat bantu bagi seluruh Penyandang Disabilitas di Kabupaten Kupang. Dirinya bersedia berkonsultasi dengan pemerintah untuk dapat mengalokasikan anggaran khusus pada tahun berikutnya untuk mengakomodir kebutuhan peningkatan ekonomi penyandang Disabilitas. (Jessy)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/apbd-kabupaten-kupang-belum-berpihak-pada-penyandang-disabilitas/">APBD Kabupaten Kupang Belum Berpihak Pada Penyandang Disabilitas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Belas Tahun Bersama Disabilitas, Guru Honor ini Serukan Stop Diskriminasi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/pendidikan/enam-belas-tahun-bersama-disabilitas-guru-honor-ini-serukan-stop-diskriminasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2021 14:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BRSPDRW Efata Naibonat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Penyandang disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Yustina Boymau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Enam belas tahun lamanya atau tepatnya sejak tahun 2005 selalu bersama anak...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/pendidikan/enam-belas-tahun-bersama-disabilitas-guru-honor-ini-serukan-stop-diskriminasi/">Enam Belas Tahun Bersama Disabilitas, Guru Honor ini Serukan Stop Diskriminasi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Enam belas tahun lamanya atau tepatnya sejak tahun 2005 selalu bersama anak &#8211; anak penyandang disabilitas, mengajar dan bahkan mendampingi mereka mengharumkan nama Provinsi NTT ditingkat nasional.</p>
<p>Tahun 2019 pada ajang olimpiade paralimpic di Jakarta, atlet disabilitas dari NTT berhasil meraih 8 medali emas, 6 medali perak dan 7 medali perunggu, bahkan NTT menduduki peringkat 8 Nasional perolehan medali.</p>
<p>Prestasi ini kemudian membuka mata banyak orang terutama para orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas. Yustina A. Boymau, S.Pd seorang guru honor di sekolah inklusif SD Inpres Lili Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang &#8211; NTT sejak tahun 2005 serukan stop diskriminasi terhadap para penyandang disabilitas. Semua orang adalah Ciptaan Tuhan dan karena itu tidak boleh lagi ada diskriminasi. Sekolah inklusif SD Inpres Lili adalah salah satu lembaga pendidikan yang menerima siswi penyandang disabilitas.</p>
<p>Yustina A. Boymau, S.Pd, pekan kemarin  via pesan WhatsApp mengatakan, stigma negatif masih sering dialamatkan pada para penyandang disabilitas baik diruang privat maupun diruang publik termasuk  diantaranya kebijakan pemerintah yang sering tidak melindungi hak &#8211; hak mereka.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/pendidikan/enam-belas-tahun-bersama-disabilitas-guru-honor-ini-serukan-stop-diskriminasi/">Enam Belas Tahun Bersama Disabilitas, Guru Honor ini Serukan Stop Diskriminasi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
