<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kec Amarasi Selatan &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/kec-amarasi-selatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Jun 2024 12:48:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Kec Amarasi Selatan &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jaksa Kejari Kabupaten Kupang Periksa Ketua TPK dan Bendahara Desa Sahraen</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/jaksa-kejari-kabupaten-kupang-periksa-ketua-tpk-dan-bendahara-desa-sahraen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 12:48:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sahraen]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasie Pidsus Kejari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Tim...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/jaksa-kejari-kabupaten-kupang-periksa-ketua-tpk-dan-bendahara-desa-sahraen/">Jaksa Kejari Kabupaten Kupang Periksa Ketua TPK dan Bendahara Desa Sahraen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/jaksa">Jaksa</a> penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Tim Pengelola Kegiatan (<a href="http://kabar-independen.com/tag/tpk">TPK</a>) dan Bendahara Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Selasa (25/06).</p>
<p>Pemeriksaan keduanya untuk kepentingan pendalaman terhadap kasus dugaan korupsi yang menyeret Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-sahraen">Desa Sahraen</a>.</p>
<p>Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Fauzy, SH usai pemeriksaan mengatakan, keduanya diperiksa untuk mengetahui aliran dana <a href="http://Kabar-independen.com/tag/dugaan-korupsi" target="_blank" rel="noopener">dugaan korupsi</a>.</p>
<p>Ia mengatakan, keduanya diperiksa<br />
terkait dengan pencairan dan penjualan sapi 47 ekor yang berjumlah sekitar 235 juta rupiah.</p>
<p>Ia menambahkan, pemanggilan 2 pejabat ini berkaitan dengan pencairan dan penjualan sapi dari masyarakat Desa Sahraen, karena hasil penjualan sapi tersebut diserahkan sepenuhnya dari TPK ke <a href="http://kabar-independen.com/tag/kepala-desa">Kepala Desa</a> Sahraen.</p>
<p>&#8220;Kalau temuan baru mungkin belum, tapi temuan-temuan yang sudah ada tentu juga mendukung, salah satunya dari penjualan sapi tersebut. Yang mana pengakuan kepala desa bahwa sebagian uang dari 235 juta rupiah, sebagiannya diserahkan ke TPK dan bendahara,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/jaksa-kejari-kabupaten-kupang-periksa-ketua-tpk-dan-bendahara-desa-sahraen/">Jaksa Kejari Kabupaten Kupang Periksa Ketua TPK dan Bendahara Desa Sahraen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kabupaten Kupang Galakkan Inovasi Bidan Sahabat Ibu Hamil</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/dinkes-kabupaten-kupang-galakkan-inovasi-bidan-sahabat-ibu-hamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 03:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AKB]]></category>
		<category><![CDATA[AKI]]></category>
		<category><![CDATA[Bidan]]></category>
		<category><![CDATA[Bidan Sahabat Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas kesehatan kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sonraen]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=5791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Upaya Tekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Pemerintah...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dinkes-kabupaten-kupang-galakkan-inovasi-bidan-sahabat-ibu-hamil/">Dinkes Kabupaten Kupang Galakkan Inovasi Bidan Sahabat Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Upaya Tekan Angka Kematian Ibu (<a href="https://kabar-independen.com/tag/aki">AKI</a>) dan Angka Kematian Bayi (<a href="https://kabar-independen.com/tag/akb">AKB</a>), Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Kesehatan galakan inovasi Bidan Sahabat Ibu Hamil.</p>
<p>Kepala <a href="https://kabar-independen.com/tag/dinas-kesehatan">Dinas Kesehatan</a> Kabupaten Kupang, <a href="https://kabar-independen.com/tag/yoel-laitabun">Yoel Laitabun</a>, S,Si. M, Kes, Sabtu (23/03/2024) menjelaskan, untuk menekan angka AKI dan AKB pihaknya melakukan berbagai cara dengan melakukan kunjungan ke Puskesmas Sonraean, RT 02 Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan.</p>
<p>Kunjungan ini dalam rangka memonitor secara langsung ke sasaran <a href="https://kabar-independen.com/tag/ibu-hamil">Ibu hamil</a> dengan catatan Resiko Tinggi (<a href="http://kabar-indrpenden.com/tag/resti" target="_blank" rel="noopener">Resti</a>). Kegiatan monitor ini akan dilakukan berkelanjutan di setiap <a href="https://kabar-independen.com/tag/puskesmas">Puskesmas</a> yang memiliki catatan ibu hamil dengan resiko tingg.</p>
<p>&#8220;Selain melakukan monitor secara langsung ke sasaran, kami juga bentuk tim pendamping tenaga teknis penanganan resiko ibu hamil dengan Inovasi <a href="https://kabar-independen.com/tag/bidan-sahabat-ibu-hamil">Bidan Sahabat Ibu Hamil</a>,&#8221; Jelas Laitabun.</p>
<p>Dibeberkan Kadis Kesehatan, berdasarkan data tahun 2023, tercatat 13 ibu meninggal dan kematian Bayi sebanyak 114 anak.</p>
<p>Berkaca dari data tersebut,<br />
Kami dari Bidang <a href="https://kabar-independen.com/tag/kesehatan">Kesehatan</a> Masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak membuat suatu terobosan dengan Inovasi Tim teknis pendampingan ibu hamil terutama ibu hamil resiko tinggi dengan pendekatan <a href="https://kabar-independen.com/tag/bidan">Bidan</a> sahabat ibu hamil. Inovasi ini digalakkan dengan setiap Bidan harus mempunyai sahabat ibu hamil di setiap wilayah tugas.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dinkes-kabupaten-kupang-galakkan-inovasi-bidan-sahabat-ibu-hamil/">Dinkes Kabupaten Kupang Galakkan Inovasi Bidan Sahabat Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baru Seminggu Usai Dikerjakan, Jalan Lapen di Sahraen Rusak Parah</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/baru-seminggu-usai-dikerjakan-jalan-lapen-di-sahraen-rusak-parah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 01:27:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sahraen]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peningkatan Jalan Buraen - Erbaun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Baru usai dikerjakan seminggu yang lalu, jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) di Desa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/baru-seminggu-usai-dikerjakan-jalan-lapen-di-sahraen-rusak-parah/">Baru Seminggu Usai Dikerjakan, Jalan Lapen di Sahraen Rusak Parah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Oelamasi, KI &#8211; </strong>Baru usai dikerjakan seminggu yang lalu, jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) di Desa Sahraen Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang-NTT rusak parah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan yang tidak usai dikerjakan. Usia jalan bahkan baru seminggu namun kondisinya kini rusak parah. Protes warga itu diketahui dari unggahan akun Facebook Matham Melkian, Minggu (10/12/2023). Postingannya di akun Facebook miliknya disertai 13 foto kondisi jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bobby Lay selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Kupang yang dikonfirmasi, Senin (11/12/2023) melalui sambungan telepon membenarkan kondisi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kondisi jalan yang rusak usai dikerjakan telah dilaporkan kepada kontraktor pelaksana dan akan segera diperbaiki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemarin kita lakukan opname, ada tiga segmen yang tidak masuk spesifikasi, kami suruh kontraktor perbaiki ulang,&#8221;ungkap Bobby Lay.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika ditanyakan soal nilai kontrak pekerjaan jalan tersebut, Bobby Lay mengaku tidak tahu berapa nilai kontraknya pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai hasil opname, tiga segmen rusak parah dengan rincian segmen 2 Sepajang 250 meter, segmen 3 sepanjang 25 meter, segmen 7 sepanjang 750 meter, total seluruhnya sepanjang 1.025 meter.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/baru-seminggu-usai-dikerjakan-jalan-lapen-di-sahraen-rusak-parah/">Baru Seminggu Usai Dikerjakan, Jalan Lapen di Sahraen Rusak Parah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Dugaan Pemerasan di Objek Wisata Fatubraon Resmi Lapor Polisi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/korban-dugaan-pemerasan-di-objek-wisata-fatubraon-resmi-lapor-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 10:38:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Objek wisata fatubraon]]></category>
		<category><![CDATA[Objek wisata Pantai Teres]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4536</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Sempat viral di media sosial, korban dugaan pemerasan yang terjadi di objek...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/korban-dugaan-pemerasan-di-objek-wisata-fatubraon-resmi-lapor-polisi/">Korban Dugaan Pemerasan di Objek Wisata Fatubraon Resmi Lapor Polisi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Oelamasi, KI &#8211; </strong>Sempat viral di media sosial, korban dugaan pemerasan yang terjadi di objek wisata fatubraon Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang-NTT resmi melapor ke Polisi, Rabu (09/08/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban berinisial YA didampingi kuasa hukumnya secara resmi telah melaporkan tindakan oknum yang diduga memeras korban saat hendak mengunjungi koleganya di dekat lokasi objek wisata fatubraon, laporan diterima SPKT Polsek Amarasi dengan nomor laporan STTLP/31/VIII/2023/Polsek Amarasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nunu da Costa, SH selaku Kuasa hukum korban, Kamis (10/08/2023) menyesalkan kejadian yang menimpa kliennya. Pemerasan atau pemalakan terhadap korban seharusnya tidak perlu terjadi karena korban bukan datang untuk berwisata tetapi hanya ingin berkunjung ke koleganya dan kebetulan melewati lokasi itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan, sebagai destinasi wisata mestinya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, bukan sebaliknya melakukan upaya pemerasan. Seharusnya industri pariwisata dapat menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi dan memberikan sumber pendapatan yang penting bagi suatu daerah. Selain itu, pariwisata juga berkontribusi pada pemasukan devisa, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan sektor-sektor terkait.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/korban-dugaan-pemerasan-di-objek-wisata-fatubraon-resmi-lapor-polisi/">Korban Dugaan Pemerasan di Objek Wisata Fatubraon Resmi Lapor Polisi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yosef Lede Bertemu Pemuda Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/yosef-lede-bertemu-pemuda-desa-nekmese-kecamatan-amarasi-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 14:22:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Nekmese]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Yosef Lede Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kupang bertemu dengan enam puluh...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/yosef-lede-bertemu-pemuda-desa-nekmese-kecamatan-amarasi-selatan/">Yosef Lede Bertemu Pemuda Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Yosef Lede Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kupang bertemu dengan enam puluh orang pemuda-pemudi Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan, Selasa (25/04/2023) di Kantor Desa Nekmese.</p>
<p>Turut hadir Kepala Desa Nekmese Krisma Jems Baok, Ketua PAC Partai Gerindra, Perangkat Desa serta sesepuh Desa.</p>
<p>Pemuda-pemudi kata Yosef Lede merupakan salah satu elemen masyarakat yang mestinya diperhatikan sekaligus sebagai perwujudan tanggungjawab kepada konstituen yang telah memilih anggota DPRD.</p>
<p>Persoalan yang dihadapi kaum muda yakni kurangnya lapangan pekerjaan ketika mereka menyelesaikan pendidikannya. Padahal, kaum muda mesti mendapat perhatian tentang ketersediaan lapangan pekerjaan usai menempuh pendidikan.</p>
<p>Kaum muda menurutnya harus berani berinovasi, tidak melulu berharap hanya kepada pemerintah, tetapi mesti memanfaatkan potensi sumber daya alam terutama bidang pertanian dan peternakan sebagai sektor unggulan meningkatkan kesejahteraan kaum muda.</p>
<p>Kaum muda juga perlu mengembangkan potensi diri terutama potensi dalam bidang olahraga maupun seni. Inovasi pemuda terkhususnya dalam bidang olahraga agar mampu berprestasi dan kelak menjadi jaminan bagi kehidupannya.</p>
<p>&#8220;Pemuda jangan berharap menjadi tenaga honorer, mari tanam sayur,tanam tomat, pelihara sapi atau ternak lain karena bidang ini sangat menjanjikan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/yosef-lede-bertemu-pemuda-desa-nekmese-kecamatan-amarasi-selatan/">Yosef Lede Bertemu Pemuda Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Jalan di Buraen Ada Indikasi Mark Up dan Kerugian Keuangan Negara</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pekerjaan-jalan-di-buraen-ada-indikasi-mark-up-dan-kerugian-keuangan-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 11:24:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Natun]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan Lapen Buraen - Erbaun]]></category>
		<category><![CDATA[Peningkatan Jalan Buraen - Erbaun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=3505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ada Indikasi kuat terjadi kerugian keuangan negara pada paket pekerjaan peningkatan jalan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pekerjaan-jalan-di-buraen-ada-indikasi-mark-up-dan-kerugian-keuangan-negara/">Pekerjaan Jalan di Buraen Ada Indikasi Mark Up dan Kerugian Keuangan Negara</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ada Indikasi kuat terjadi kerugian keuangan negara pada paket pekerjaan peningkatan jalan Buraen &#8211; Erbaun di Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang &#8211; NTT senilai Rp. 9. 223.515.919,00.</p>
<p>Anton Natun anggota DPRD Kabupaten Kupang, Kamis (01/12/2022) di Amarasi menilai pekerjaan jalan Lapen sepanjang sembilan kilometer dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK Penugasan) itu terjadi kesalahan atau lebih tepatnya kesengajaan dalam penamaan paket pekerjaan dari yang seharusnya pemeliharaan bukan peningkatan.</p>
<p>Jalan di lokasi tersebut kata dia, sebelumnya telah ada kontruksi awal jalan Lapen sehingga untuk memperbaiki hanya diperlukan pemeliharaan untuk menghaluskan permukaan jalan yang rusak atau sudah berlubang. Sebab jika dihitung peningkatan artinya jalan yang semula jalan tanah ditingkatkan menjadi jalan Lapen atau jalan Lapen ditingkatkan menjadi aspal hotmix.</p>
<p>&#8220;Yang jadi persoalan adalah jalan di sana itu sebelumnya sudah ada konstruksi lapen, artinya dari fondasi Telford hingga permukaan sudah ada. Kenapa sekarang dikerjakan dengan metode peningkatan, kalau peningkatan artinya kita harus kerja dari fondasi jalan sampai finishing,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, terhadap pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 9. 223.515.919,00 terindikasi terjadi Mark up dan kerugian keuangan negara. Struktur dasar jalan Lapen yang sebelumnya telah ada dan kemudian diperbaiki permukaan jalan agar lebih baik itu disebut dengan pemeliharaan bukan peningkatan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pekerjaan-jalan-di-buraen-ada-indikasi-mark-up-dan-kerugian-keuangan-negara/">Pekerjaan Jalan di Buraen Ada Indikasi Mark Up dan Kerugian Keuangan Negara</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Kabupaten Kupang Kunjungi Korban Gempa di Retraen</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/ketua-dprd-kabupaten-kupang-kunjungi-korban-gempa-di-retraen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 14:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Taimenas]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Retraen]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi diD Desa Retraen]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kab Kpg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=3444</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas kunjungi korban gempa bumi di Desa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ketua-dprd-kabupaten-kupang-kunjungi-korban-gempa-di-retraen/">Ketua DPRD Kabupaten Kupang Kunjungi Korban Gempa di Retraen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas kunjungi korban gempa bumi di Desa Retraen Kecamatan Amarasi Selatan &#8211; NTT, Selasa (22/11/2022). Ketua DPRD juga menyerahkan bantuan kepada dua keluarga korban.</p>
<p>Gempa yang terjadi pada Minggu 20 November 2022 sekitar pukul  21.49 Wita, Selain Haryanto Poko, korban lain yakni Isabel Seran seorang lansia dengan delapan orang anaknya.</p>
<p>Marselina Poko warga Rt.08/RW.03 salah satu korban mengakui saat guncangan gempa magnitudo 5,5, ia bersama dua orang anaknya sedang duduk di atas tempat tidur.</p>
<p>Istri dari Haryanto Poko ini mengatakan, ketika mereka bertiga keluar dari kamar, tembok ruang tengah pun roboh. Saat mereka bertiga sudah berada diluar rumah, mereka bertiga menyaksikan rumah yang ditempati sekeluarga roboh rata dengan tanah.</p>
<p>Menurutnya, tidak ada satupun perabot yang berhasil diselamatkan, ia bersama semua keluarganya hanya hanya mengenakan pakaian di badan masing &#8211; masing.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah kata dia, sudah turun ke lokasi memberi bantuan tanggap darurat bencana.</p>
<p>Daniel Do Kepala Desa Retraen mengatakan, kejadian yang menimpa warganya itu telah dilaporkan ke pemerintah baik tingkat Kecamatan Amarasi Selatan maupun Pemkab Kupang.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ketua-dprd-kabupaten-kupang-kunjungi-korban-gempa-di-retraen/">Ketua DPRD Kabupaten Kupang Kunjungi Korban Gempa di Retraen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemdes Pakubaun dan BPD Rampungkan Peraturan Desa, Apa Saja?</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/pemdes-pakubaun-dan-bpd-rampungkan-peraturan-desa-apa-saja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2022 15:03:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pakubaun]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kades Pakubaun]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=2189</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa Pakubaun Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pemdes-pakubaun-dan-bpd-rampungkan-peraturan-desa-apa-saja/">Pemdes Pakubaun dan BPD Rampungkan Peraturan Desa, Apa Saja?</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa Pakubaun Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang &#8211; NTT berhasil rampungkan beberapa Peraturan Desa (Perdes).</p>
<p>Langkah selanjutnya Kepala Desa Pakubaun akan berkonsultasi dengan bagian hukum Sekretariat daerah Kabupaten Kupang.</p>
<p>Kepala Desa Pakubaun Bildat Elifas Runesi yang dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (10/02/2022) mengatakan beberapa Perdes itu antara lain Perdes tentang Keamanan, Ketertiban dan Gotong Royong Desa, Perdes tentang tata tertib kerja perangkat desa serta Perdes tentang penertiban hewan ternak.</p>
<p>Perdes tentang tata tertib kerja perangkat desa misalnya, bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan sekaligus sebagai bentuk keberpihakan perintah desa kepada masyarakat.</p>
<p>Di Desa Pakubaun katanya, telah diprogramkan kegiatan Bhakti sosial warga membuka jalan penghubung antar dusun maupun penghubung antar desa. Dalam Perdes tentang gotong royong diatur sanksi kepada masyarakat yang secara berturut-turut tiga kali tidak ikut bakti sosial berupa uang sebesar seratus ribu rupiah per hari.</p>
<p>&#8220;Perdes sudah kami tetapkan bersama BPD tapi harus asistensi ke bagian hukum, dengan adanya sanksi ini yang harus saya asistensi dulu,&#8221;Tandasnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pemdes-pakubaun-dan-bpd-rampungkan-peraturan-desa-apa-saja/">Pemdes Pakubaun dan BPD Rampungkan Peraturan Desa, Apa Saja?</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulang Melayat, Istri Temukan Suami Gantung Diri</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pulang-melayat-istri-temukan-suami-gantung-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2021 02:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sahraen]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Istri temukan suami gantung diri di Sahraen]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pulang melayat tetangga yang meninggal, Sorang isteri di Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pulang-melayat-istri-temukan-suami-gantung-diri/">Pulang Melayat, Istri Temukan Suami Gantung Diri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Pulang melayat tetangga yang meninggal, Sorang isteri di Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan temukan suaminya sudah tidak bernyawa karena gantung diri.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung, SH, SIK, M.Si melalui Paur Humas Aipda Lalu Rohandy Hidayat, Minggu (17/10/2021) mengatakan, pada hari Sabtu 16/10/2021 sekitar pukul 17.30 Wita di rumah korban Kampung Tarba RT.017/RW. 009 Dusun V Desa Sahraen Amarasi Selatan Kabupaten Kupang.</p>
<p>Korban diketahui bernama Samuel Sufmera (66 tahun) ditemukan oleh istrinya bernama Lea Sufmera.</p>
<p>Berawal ketika istri korban pulang melayat dan masih membersihkan rumput dihalaman rumah, sementara korban berada di dalam rumah.</p>
<p>Usai membersihkan rumput, istri korban masuk kedalam rumah dan mendapati korban sudah tidak bernyawa, korban dalam posisi berdiri persis didepan pintu masuk kamar. Leher korban terlilit tali jemuran.</p>
<p>Melihat kejadian itu, istri korban panik dan seketika memotong tali menggunakan sebilah parang yang digunakan istri korban untuk membersihkan rumput sehingga korban yang sudah tidak bernyawa jatuh kelantai kamar.</p>
<p>Istri korban kemudian memanggil anak kandungnya, Kepala Dusun dan tetangga korban datang ke TKP dan melaporkan kejadian kepada pihak Kepolisian.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pulang-melayat-istri-temukan-suami-gantung-diri/">Pulang Melayat, Istri Temukan Suami Gantung Diri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 14:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mesak Mbura]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Teres]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi 5P]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pantai Teres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Mega proyek pengembangan destinasi wisata pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/">Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Mega proyek pengembangan destinasi wisata pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang &#8211; NTT hingga saat ini ternyata belum kelar dikerjakan, anggota DPRD memperkirakan progres pekerjaan baru mencapai 40 persen.</p>
<p>Destinasi wisata pantai Teres yang dikerjakan menggunakan dana APBD tahun anggaran 2020 dengan total dana mencapai 49 miliar dan digadang-gadang menjadi miniatur program revolusi 5P hingga menjelang akhir tahun 2021 belum kelar.</p>
<p>Bahkan terdapat item pekerjaan yang progresnya masih nol persen alias belum dikerjakan yaitu pembangunan satu buah kolam air laut.</p>
<p>Beberapa item pekerjaan seperti kolam renang air tawar baru terlihat fondasinya saja yang dikerjakan, demikian pula dengan kamar mandi dan aula serba guna pun sama. Tiga buah tugu dan restoran juga belum selesai dikerjakan.</p>
<p>Salah seorang pekerja yang enggan namanya disebut, Senin (27/09/2021) di lokasi pantai Teres menyebutkan, terlambatnya pekerjaan lebih disebabkan karena material terlambat di kirim oleh pemerintah.</p>
<p>Sumber mengaku, pekerjaannya telah terhambat satu bulan hanya karena pemerintah belum mengantar material yang dibutuhkan.</p>
<p>Pekerjaan kata dia dilakukan dengan sistem swakelola oleh masyarakat, dengan sistem swakelola ini semua material baik lokal maupun non lokal disuplai oleh pemerintah.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/">Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
