<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dusun III Nauen &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/dusun-iii-nauen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jun 2024 12:13:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Dusun III Nauen &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembangunan Rumah Korban Seroja di Desa Poto Mangkrak, Dana Dikelola Oleh Kepala Desa</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/pembangunan-rumah-korban-seroja-di-desa-poto-mangkrak-dana-dikelola-oleh-kepala-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 12:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Poto]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun III Nauen]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Fatuleu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Nauen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6443</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pembangunan tiga unit rumah yang diperuntukan bagi tiga orang lansia korban Seroja...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pembangunan-rumah-korban-seroja-di-desa-poto-mangkrak-dana-dikelola-oleh-kepala-desa/">Pembangunan Rumah Korban Seroja di Desa Poto Mangkrak, Dana Dikelola Oleh Kepala Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Pembangunan tiga unit rumah yang diperuntukan bagi tiga orang lansia <a href="http://kabar-independen.com/tag/korban-seroja">korban Seroja</a> di Dusun III Nauen Desa Poto hingga kini belum rampung. Kuat dugaan dana dikelola oleh Kepala Desa.</p>
<p>Rida Ngefak warga Dusun <a href="http://kabar-independen.com/tag/nauen">Nauen</a>, Rabu (26/06) saat ditemui wartawan di seputaran Kabupaten Kupang-NTT mengisahkan, tiga orang lansia yang korban berusia rata-rata diatas 70 tahun hingga kini belum dapat menempati rumahnya.</p>
<p>Hal ini lantaran pembangunan tiga buah rumah belum rampung meskipun dana sebesar Rp. 50 juta sudah diserahkan utuh ke Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-poto">Desa Poto</a> pad tahun 2023 yang lalu.</p>
<p><a href="http://kabar-independen.com/tag/kepala-desa">Kepala Desa</a> Poto kata dia, saat menerima uang dari tiga korban Seroja kategori rusak berat mengaku mewakili pihak ketiga yang akan membangun tiga unit rumah tersebut. Namun hingga kini belum juga rampung alias mangkrak.</p>
<p>Pada saat itu kisahnya, para korban meminta agar dana Rp. 50 juta itu dikelola sendiri, tetapi Kepala Desa mendesak agar pembangunan tiga unit rumah milik Elisabeth Ngefak, Mince Lasena-Rohi dan Amos Bofe sebaiknya dikerjakan saja oleh pihak ketiga.</p>
<p>&#8220;Korban Seroja serahkan uang didepan satu rumah makan samping Bank BRI Unit Camplong, uang diterima oleh Kepala Desa saat itu, mereka sempat minta agar mereka (korban-red) kerja sendiri rumahnya tetapi dilarang oleh Kepala Desa,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/pembangunan-rumah-korban-seroja-di-desa-poto-mangkrak-dana-dikelola-oleh-kepala-desa/">Pembangunan Rumah Korban Seroja di Desa Poto Mangkrak, Dana Dikelola Oleh Kepala Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Kabupaten Kupang, Warga Urunan Uang Untuk Kerja Jalan Sembilan Kilometer</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/di-kabupaten-kupang-warga-urunan-uang-untuk-kerja-jalan-sembilan-kilometer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2022 08:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun III Nauen]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Fatuleu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Urunan Uang untuk pekerjaan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=3084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Terjadi di Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang &#8211; NTT, Warga...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/di-kabupaten-kupang-warga-urunan-uang-untuk-kerja-jalan-sembilan-kilometer/">Di Kabupaten Kupang, Warga Urunan Uang Untuk Kerja Jalan Sembilan Kilometer</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Terjadi di Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang &#8211; NTT, Warga Dusun III Nauen secara swadaya mengerjakan jalan desa sepanjang sembilan kilometer dengan dana yang diperoleh melalui urunan warga serta para perantau asal Dusun III Nauen.</p>
<p>Menurut Yohanis Lado warga Dusun III Nauen kepada awak media, Sabtu (17/09/2022) di Nauen, jalan sepanjang sembilan kilometer statusnya jalan milik Kabupaten Kupang. Hal ini dibuktikan dengan adanya bekas jalan Lapen yang dikerjakan tahun 1996 saat masa jabatan Bupati I.A Medah.</p>
<p>Pekerjaan jalan itu kata Lado, selalu diusulkan oleh warga setiap tahun dalam forum Musrenbang Desa maupun Musrenbang Kecamatan. Namun usulan demi usulan tidak pernah ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kupang.</p>
<p>&#8220;Diusulkan ditingkat Desa Poto dan Kecamatan Fatuleu Barat tapi hasilnya tidak ada,&#8221;ujar Lado dengan nada kesal.</p>
<p>Akibat tidak adanya perhatian pemerintah, seluruh elemen masyarakat Dusun III Nauen terpaksa mengerjakan jalan tersebut secara swadaya.</p>
<p>Bukan hanya soal jalan yang menjadi keluhan, terdapat sebuah jembatan penghubung menuju Dusun Nauen. Ia meminta pemerintah segera bersikap, sebab jembatan penghubung itu sangat dibutuhkan terutama saat musim hujan ketika ada situasi genting misalnya saja orang sakit yang butuh pertolongan segera.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/di-kabupaten-kupang-warga-urunan-uang-untuk-kerja-jalan-sembilan-kilometer/">Di Kabupaten Kupang, Warga Urunan Uang Untuk Kerja Jalan Sembilan Kilometer</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
