<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Fatukona &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/desa-fatukona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Jul 2023 01:40:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Desa Fatukona &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Desa di Kecamatan Takari Segera Nikmati Listrik PLN, Bukti Kerja Nyata Wabup Kupang</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/dua-desa-di-kecamatan-takari-segera-nikmati-listrik-pln-bukti-kerja-nyata-wabup-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 01:40:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Benu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Fatukona]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jerry Manafe]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Takari]]></category>
		<category><![CDATA[PT. PLN (Persero)]]></category>
		<category><![CDATA[PT. PLN (Persero) NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4489</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Desa Benu dan Fatukona, Dua Desa di wilayah Kecamatan Takari akan segera...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-desa-di-kecamatan-takari-segera-nikmati-listrik-pln-bukti-kerja-nyata-wabup-kupang/">Dua Desa di Kecamatan Takari Segera Nikmati Listrik PLN, Bukti Kerja Nyata Wabup Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Oelamasi, KI &#8211; </strong>Desa Benu dan Fatukona, Dua Desa di wilayah Kecamatan Takari akan segera menikmati aliran listrik PLN, tanda-tandanya mulai nampak, sudah ada pembersihan jalur, tiang sudah terpasang dibeberapa tempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Benu dan Fatukona merupakan dua dari total tujuh di Kabupaten Kupang yang segera menikmati aliran listrik PLN. Lima Desa lainnya adalah Desa Letkole dan Desa Nefoneut di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Desa Fomes dan Desa Honuk Kecamatan Amfoang Barat Laut, Desa Nuataus Kecamatan Fatuleu Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuh Desa di Kabupaten Kupang-NTT dalam tahun 2023 akan segera menikmati Listrik PLN. Hal ini menjadi bukti kerja nyata Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna memastikan kesiapan masyarakat Desa Benu dan Fatukona, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Kamis (27/07/2023) berkunjung ke dua desa tersebut ditemani Camat Takari Isai Musus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat berdialog dengan masyarakat di Desa Benu dan Fatukona mengatakan, pemerintah pusat memang memiliki program desa terang tetapi tidak otomatis semua desa akan teraliri listrik jika tidak ada koneksi dengan jajaran pimpinan PLN di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya datang kesini mau bicara soal listrik, tujuh desa akan segera menikmati aliran listrik PLN karena saya komunikasi langsung dengan salah satu direktur, jadi saat itu mereka bilang kalau pak Wabup yang minta mereka segera penuhi,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-desa-di-kecamatan-takari-segera-nikmati-listrik-pln-bukti-kerja-nyata-wabup-kupang/">Dua Desa di Kecamatan Takari Segera Nikmati Listrik PLN, Bukti Kerja Nyata Wabup Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah Penderita Kanker Asal Kabupaten Kupang Ditolak Pihak Rumah Sakit</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/bocah-penderita-kanker-asal-kabupaten-kupang-ditolak-pihak-rumah-sakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2021 01:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Penderita Kanker ditolak Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Fatukona]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Takari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, KI &#8211; Lantaran tak memiliki Kartu Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Martinus Bait...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bocah-penderita-kanker-asal-kabupaten-kupang-ditolak-pihak-rumah-sakit/">Bocah Penderita Kanker Asal Kabupaten Kupang Ditolak Pihak Rumah Sakit</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, KI &#8211;</strong> Lantaran tak memiliki Kartu Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Martinus Bait (14 tahun), bocah penderita kanker asal Desa Fatukona, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang ditolak oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) W.Z.Yohanes Kupang saat hendak berobat.</p>
<p>Hagar Appa, Ibunda dari Martinus Bait mengisahkan, pada Senin (11/10/2021), dirinya bersama keluarga membawa Martinus ke RSUD W.Z.Yohanes Kupang untuk berobat. Namun setibanya di loket pendaftaran, petugas loket mengatakan bahwa kartu BPJS milik Martinus Bait tidak aktif lagi.</p>
<p>Akibatnya, Martinus gagal dirawat dan dibawa kembali ke salah satu kerabatnya di Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang.</p>
<p>Menurut Hagar, sebenarnya Martinus memiliki kartu BPJS Kesehatan. Namun setelah dicek di kantor BPSJ Kupang, ternyata Nomor Induk Keluarga (NIK) Martinus tidak terdaftar dalam sistem BPJS.</p>
<p>&#8220;Setelah mereka (petugas RSUD W.Z Yohanes Kupang) tolak anak saya untuk berobat, kami disuruh petugas untuk cek ke kantor BPJS Kupang. Jadi saya suruh Om Mesak (paman dari Martinus) cek ke kantor BPJS dan ternyata bilang Martinus punya nama tidak terdaftar di BPJS. Akhirnya kami pulang&#8221;, jelas Hagar.</p>
<p>Hagar menjelaskan, sebelumnya, Martinus sempat dirawat di RSUD W.Z. Yohanes Kupang selama dua minggu lebih. Namun bocah penderita kanker itu dipulangkan oleh pihak RSUD W.Z. Yohanes Kupang dengan alasan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas jaringan luka dari Martinus yang baru bisa diketahui 14 hari kemudian.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bocah-penderita-kanker-asal-kabupaten-kupang-ditolak-pihak-rumah-sakit/">Bocah Penderita Kanker Asal Kabupaten Kupang Ditolak Pihak Rumah Sakit</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
