Hasil refleksi katanya akan memberikan pelajaran baik kepada Bawaslu maupun Parpol peserta Pemilu agar tidak terjadi hal-hal merugikan.
“Saya kira ini langkah baik yang sudah dilakukan dan kita memberi apresiasi kepada Bawaslu, yang penting bagi kami parpol adalah membangun komunikasi dan koordinasi sebaik mungkin sehingga kita tidak berhadap hadapan dalam pelaksanaan pemilu,”tegas Sofia Malelak – de Haan.
Partai NasDem sebagai salah satu peserta Pemilu beranggapan bahwa pemilu itu pesta demokrasi yang perlu disambut dengan gembira oleh semua parpol. Fungsi pengawasan dari Bawaslu dan jajarannya tidak lantas membuat semua parpol menjadi kaku menghadapi pemilu.
DPD Partai NasDem melihat perlu ada edukasi khusus bagi bakal calon legislatif asal NasDem tentang prosedur serta aturan-aturan agar tidak terjadi hal buruk yang merugikan partai politik.
Ia berharap Bawaslu Kabupaten Kupang menindaklanjuti temuan dan aduan hasil refleksi bersama yang disampaikan seluruh pengurus DPD partai NasDem sehingga hal yang sama tidak ditemukan lagi pada pemilu 2024 terutama soal perilaku over confidence dari beberapa orang oknum panwascam dan panwas Desa/Kelurahan. Tindakan beberapa oknum itu kadang membuat partai politik tidak leluasa bergerak. DPD NasDem memandang perlu ada langkah antisipatif dari Bawaslu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
