Daniel Taimenas yang juga sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang justru mempertanyakan soal distribusi bantuan kepada korban bencana yang hingga saat ini lembaga DPRD tidak pernah mengetahuinya.
“Apakah masyarakat semua yang terkena bencana itu terlayani atau tidak. Apakah semua sudah mendapat bantuan atau tidak,”Ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sofia Malelak – de Haan minta Pemkab Kupang transparan dalam hal mengelola, mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana banjir dan tanah longsor akibat badai seroja.
Pernyataan itu kemudian direspon oleh Johanes Mase Wakil Ketua DPRD dengan mewacanakan pembentukan pansus untuk menelusuri bantuan bagi korban bencana yang diterima dan disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.
Wacana pembentukan Pansus kemudian mendapat dukungan dari Yosef Lede anggota DPRD. Ia mendukung pembentukan Pansus yang diwacanakan oleh Wakil Ketua DPRD Johanes Mase.
Baginya pembentukan pansus itu meruapakan bagian dari fungsi pengawasan yang dimiliki oleh DPRD terhadap penyaluran bantuan bagi korban bencana. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
