Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kupang, ia segera menghubungi Kepala Dinas PUPR. Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon dari lokasi, Ketua DPRD bersama dinas teknis akan kembali melihat lokasi pada hari Selasa 11 Januari 2022 untuk mengambil langkah teknis mengatasi persoalan yang dialami warga.
Daniel Taimenas mengatakan jika tidak segera mengambil langkah maka dipastikan enam desa di Kecamatan Nekamese akan terisolir. Untuk itu atas perintah Ketua DPD I Partai Golkar NTT kepada dirinya untuk segera mengambil langkah taktis mengatasi persoalan warga.
“Dari sisi teknis nanti besok (Selasa 11 Januari 2022-red) akan dilihat oleh Dinas PUPR, saya sudah berkoordinasi dengan pak Kadis dan akan turun survei. Saya berjanji bahwa dalam waktu satu atau dua hari akan segera diselesaikan, itu perintah dari pak Ketua partai,”Imbuh Daniel Taimenas.
Nomensen Solsefa, Kadus V Desa Taloetan mengatakan, warga secara swadaya mencoba membuat saluran air sehingga saat hujan air tidak mengalir diatas badan jalan yang dikuatirkan akan semakin memperparah kondisi jalan.
“Untuk sementara kami kerja saluran, kami mulai hari ini dan nanti besok atau lusa pasti ad kekurangan,”Ucapnya.
Untuk diketahui bahwa warga tiga Desa yaitu Desa Taloetan, Desa Oenif dan Desa Usapi Sonbay secara swadaya bergotong-royong membuat saluran air agar saat hujan tiba air tidak mengalir dari atas badan jalan. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
