Oelamasi, KI – Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Termasuk juga para guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk penyandang disabilitas.
Yustina A. Boymau, S.Pd, seorang guru honorer adalah salah satu orang yang mengabdikan dirinya dan tulus mengajar penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sensorik Penyandang Disabilitas Rungu Wicara (BRSPDRW) “Efata” Naibonat.
Yustina A. Boymau, S.Pd disela – sela KBM, Selasa (02/03/2021) mengaku sudah menjadi guru honor sejak tahun 2005 di SDI Lili, Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang – NTT.
Sebagai guru yang mengabdikan diri juga bagi penyandang disabilitas ejak tahun 2014, Yustina A. Boymau mengaku banyak cerita suka dan duka dialaminya.
Sebagai guru yang tidak memiliki basic pendidikan disabilitas, ia merasa kesulitan pertama kali mengajar. Namun panggilan jiwa untuk melayani membuat dirinya terus belajar dan berlatih walaupun secara autodidak.
“saya berusaha secara autodidak, berusaha belajar dan berlatih terus dan Puji Tuhan sampai dengan saat ini saya bisa melatih mereka untuk dapat baca dan tulis. Memang awalnya agak sulit tapi segalah sesuatu dilakukan dengan niat yang baik pasti ada hasilnya,”Kata Yustina.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
