Kupang, KI – Potensi kuda lokal atau kuda tradisional di Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi potensi untuk pengembangan sport tourism. Event pacuan kuda di NTT terbanyak diikuti oleh kuda – kuda tradisional atau kuda lokal.
Hal ini dapat dikembangkan menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) NTT Jerry Manafe usai resmi dilantik menjadi Ketua PORDASI NTT, Kamis (10/02/2022) di Kupang mengatakan, wilayah NTT sangat banyak populasi kuda tradisional.
Bahkan dalam berbagai event pacuan kuda selalu didominasi oleh kuda tradisional dibandingkan kuda – kuda import. Kuda memiliki tempat istimewa bagi masyarakat NTT khususnya.
Lomba pacuan kuda kata dia selalu diminati, terbukti beberapa wilayah di daratan Timor, pulau Sumba dan pulau Flores memiliki lapangan pacu kuda dan setiap tahun selalu menggelar event pacuan kuda.
Untuk itu Ia mendorong agar pacuan kuda tradisional juga menjadi nomor yang dilombakan di ajang tingkat nasional.
Ketua Pengurus Pusat PORDASI Triwatty Marciano dalam sambutannya mengatakan, pengurus PORDASI NTT mesti berbenah dan solid mengembangkan olahraga berkuda sekaligus prestasi di wilayah ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
