“Turnamen ini menjadi ruang penjaringan bibit atlet potensial sekaligus ajang uji tanding yang kompetitif bagi para joki, pelatih, dan kuda pacu lokal. Pembinaan harus terus dilakukan agar atlet dan kuda pacu kita mampu bersaing pada tingkat regional maupun nasional,” ujar Mateldius.
Mateldius menambahkan, kegiatan ini selaras dengan visi pembangunan Menuju Kabupaten Kupang Emas, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan prestasi olahraga, sekaligus persiapan NTT dan NTB sebagai tuan rumah PON XXII 2028 kelak.
Ketua PORDASI Kabupaten Kupang, Dr. Ir. Gustaf Oematan, mengungkapkan bahwa pacuan kuda memiliki potensi luar biasa dalam memadukan olahraga, pariwisata, dan pemulihan ekonomi daerah.
“Pacuan kuda ini merupakan kerinduan kita bersama. Kegiatan ini bukan hanya untuk melahirkan atlet-atlet berkuda, tetapi juga bagaimana kita menggerakkan perekonomian daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Gustaf.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
