Lebih lanjut, Rivan menekankan bahwa keberhasilan menjalankan transformasi tidak hanya bergantung pada kebijakan manajemen, tetapi juga pada keterlibatan seluruh insan Jasa Raharja.
“Saya sangat bersyukur. Kalau memimpin tanpa dukungan insan-insan seperti Anda, pasti (transformasi) tidak bisa secepat ini. Itulah yang saya ceritakan kepada sahabat-sahabat yang bertanya, ‘Kenapa bisa berubah seperti itu?’ Ya, karena didukung oleh insan-insan ini.”unkapnya.
Sebelum menutup sesi pembinaan, Rivan mengajak insan Jasa Raharja untuk menjadikan kebaikan sebagai dasar untuk bertindak, tak hanya dalam pekerjaan tapi juga dalam aktivitas lainnya.
“Selalu berpikir untuk kebaikan. Apa pun yang kita lakukan, lakukan demi kebaikan. Kebaikan itu jangan hanya untuk perusahaan, juga termasuk orang-orang di sekitar Anda. Kalau itu Anda lakukan, Anda akan banyak dimudahkan.”tambahnya.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko PT Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan, menyampaikan bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan, sehingga harus dihadapi dengan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.
“Mimpi-mimpi dan keinginan kita itu selalu ada di zona nyaman. Ternyata apa yang disandingkan di depan kita terkadang tidak sesuai dengan harapan. Setiap hari kita pasti mengarungi perubahan karena paling harfiah itu, ada pagi, siang, malam, kemudian pagi lagi. Saya sendiri bersyukur telah mengalami banyak fase-fase perubahan, termasuk juga di perusahaan selama 25 tahun. Saya bisa mengalami, mengikuti, menyelami, dan bisa turut membuat perubahan,” ungkap Harwan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
