“Pada Nataru 2024, penyerahan santunan kepada korban kecelakaan rata-rata dilakukan di bawah golden period, yaitu santunan untuk korban luka-luka diberikan dalam waktu 14 menit sedangkan santunan untuk korban meninggal dunia dilakukan dalam waktu di bawah 24 jam. Performa ini akan terus kami jaga,” ungkapnya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) POLRI Irjen Pol Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., yang ditunjuk sebagai Kepala Ops Lilin 2024, dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas keberhasilan operasi tersebut.
“Penurunan kecelakaan lalu lintas di angka 12% merupakan sesuatu yang baik karena upaya-upaya yang kami PAGE lakukan bersama seluruh stakeholder telah dapat menekan kecelakaan lalu lintas menjadi 2.497 selama Operasi Lilin 2024. Tak hanya itu, tingkat fatalitas juga turun 13%, artinya 55 nyawa berhasil diselamatkan di jalan dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.
Untuk Operasi Lilin 2024 yang berlangsung dari 21 Desember 2024 ini, POLRI menerjunkan 132.237 personel dari jajarannya dan seluruh stakeholder, serta mendirikan 2.794 pos yang terdiri dari pospam, pos pelayanan, maupun pos terpadu.Dengan hasil yang menggembirakan ini,
Jasa Raharja dan seluruh mitra kerja optimis dapat terus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam perjalanan. Penurunan angka kecelakaan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan yang lebih baik bagi budaya berlalu lintas di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
