Terkait perjalanan darat arus balik Idulfitri 2025, Kapolri mengumumkan pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way nasional sebagai antisipasi lonjakan volume kendaraan saat puncak arus balik. One way nasional ini dimulai pada pagi ini (6/3/2025), dari Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Kebijakan ini dilakukan secara dinamis berdasarkan traffic counting dan kondisi lapangan.
Polri juga sudah mengantisipasi bahwa apabila nanti terjadi kepadatan luar biasa di tol Trans Jawa dan kendaraan harus dialihkan ke jalur-jalur tol yang lain, maka akan diberikan insentif berupa menggratiskan tol atau lainnya. Harapannya, strategi ini dapat membantu mengurai puncak arus balik Idulfitri 2025.
Menurut data sementara, saat ini tercatat sekitar 40 persen masyarakat sudah melakukan perjalanan kembali ke daerah masing-masing dengan proyeksi 2,1-2,2 juta kendaraan. Dengan peninjauan ini, Polri dan semua stakeholder Operasi Ketupat 2025 menegaskan kembali komitmen mereka untuk memastikan arus balik Idulfitri dapat berjalan aman dan berkeselamatan.
Seluruh pemudik diharapkan dapat pulang ke daerah asal dengan selamat, dibantu dengan penerapan langkah-langkah preventif dan preemtif yang telah disiapkan bersama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
