Ia menjelaskan dalam rapat tersebut diambil satu kesimpulan yakni akan bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan lobi ke pusat untuk bisa mendapat jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan Seroja yang dihadapi pemerintah daerah kabupaten Kupang.
Dirinya mengaku tujuan melakukan lobi ke pusat untuk mendapat gambaran apakah pemerintah pusat masih bisa alokasikan dana untuk penyintas atau tidak, setelah itu dirinya berjanji akan memberikan informasi kepada masyarakat dengan hasil yang didapatkan secara jujur dan terbuka.
Komisi III kata Deasy Ballo-Foeh, serius menindaklanjuti poin-poin kesepakatan dalam RDP yakni melakukan uji petik di lapangan dan akan bersama-sama ke pemerintah pusat dan akan sesuaikan dengan juknis yang ada. Politisi partai PDIP ini juga berharap pemerintah bisa bersama rakyat agar semua persoalan bisa diselesaikan.
Sementara itu, Anton Natun anggota Komisi III menyatakan dengan tegas bahwa ada oknum-oknum tertentu yang bermain-main dengan penyaluran dana seroja. Oknum tertentu itu mengambil untung dari bantuan bagi korban bencana untuk memperkaya diri.
Penyaluran dana bagi korban Seroja ujar Anton Natun tidak tepat sasaran serta masih ditemukannya banyak pengaduan bahkan aksi protes dari para korban, pembangunan rumah kategori rusak berat oleh pihak ketiga yang belum selesai hingga saat ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
