Setelah satu minggu masa percobaan, kuota akan diperluas hingga mencakup siswa SD hingga SMA dengan total target mencapai 2.700 anak.
Menanggapi perhatian publik terkait kualitas menu, pengelola SPPG Sikumana menegaskan tidak akan main-main dengan standar keamanan pangan. Salah satu langkah unik yang diambil adalah adaptasi terhadap iklim ekstrem di Kota Kupang.
“Untuk menjaga higienitas di tengah cuaca panas, kami sementara waktu menghindari menu berkuah. Hal ini dilakukan karena bakteri cenderung lebih cepat berkembang biak pada media cair dalam suhu tinggi,” jelas pihak pengelola.
Selain itu, seluruh bahan baku dari supplier wajib melewati sortir ketat. Bahan yang tidak memenuhi standar akan langsung dikembalikan demi memastikan kandungan gizi dan rasa tetap terjaga di bawah pengawasan koki khusus (chef ).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
