Di antaranya, pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan kecelakaan menjadi salah satu langkah awal yang akan dilaksanakan. Selain itu, kegiatan edukasi dan pemberian informasi keselamatan berlalu lintas akan rutin dilakukan di setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Waingapu.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan, khususnya di kalangan usia produktif, serta membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di masyarakat.
“Kita harus berani mengambil langkah konkrit untuk membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkesinambungan. Partisipasi semua pihak sangatlah penting dalam menekan angka kecelakaan. Melalui sinergi dan komitmen yang terpadu, kita dapat menciptakan kondisi jalan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman bagi semua pengguna. Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusian. Wujudkan Sumba Timur tertib berlalu lintas.” ujar Rahmadony.
Sinergi antar instansi dan komitmen bersama untuk meningkatkan keselamatan jalan menjadi fondasi bagi terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kabupaten Sumba Timur. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat terus berperan aktif dan menyumbangkan solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
