Bak induk untuk penampung air tidak dicor bagian atasnya dan hanya ditutup dengan papan, bak yang akan difungsikan sebagai hidran umum tidak selesai dikerjakan serta pipa untuk jaringan ke rumah warga belum dipasang.
Warga lainnya juga menyebutkan, untuk memulai proyek itu, warga diminta mengumpulkan uang sebesar Rp. 40.000 per Kepala Keluarga. Tercatat sekitar 170 Kepala Keluarga Dusun IV sudah mengumpulkan uang sejumlah itu.
Uang yang dikumpulkan warga, sesuai penjelasan Kepala Desa Tuakau dan pengelola kegiatan, uang tersebut sebagai uang umpan untuk mendapatkan dana lebih besar lagi. Namun, setelah warga mengumpulkan uang dan turut berkerja bergotongroyong, ternyata pekerjaan tidak diselesaikan hingga saat ini.
Hingga berita ini dipublikasi, Kepala Desa Tuakau belum dapat dimintai komentarnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
