Orang tua bayi saat itu berharap anaknya mendapatkan pertolongan, tetapi bayi itu ditolak oleh bidan yang bertugas pada UGD seraya meminta bayi tersebut diantar saja ke Rumah Sakit Kota Kupang.
Sementara itu, Marsela Masneno, Kepala Puskesmas Tarus belum dapat dimintai tanggapannya.
Kepala Puskesmas Tarus yang dihubungi via sambungan telepon, Senin (20/02/2023) sekitar pukul 18.36, pukul 18.37 dan pukul 18.38 WITA belum dapat memberikan respon. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
