Warga lain yang menjadi korban antara lain Simeon Reinati yang rumahnya juga rusak berat tidak bisa ditempati, kini harus menetap dirumah darurat. Ada pula Ophir Lusi, Abraham Haninuna, Dince Tukan.
Ia mengakui, semua korban hingga kini belum memperoleh bantuan dari pemerintah. Terlihat beberapa korban memang sudah memperbaiki rumah dan ada pula yang membangun rumah baru, tetapi dirinya tidak bisa memastikan apakah ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Kupang atau tidak.
Sebab kata dia, pemerintah desa tidak pernah diberikan laporan atau informasi pasti dari mana bantuan tersebut apakah pemerintah atasan atau LSM atau dari mana sumbernya.
Terpisah, Kepala Desa Oebola Dalam John Takmanu, Rabu (15/05) diruwng kernya juga memberikan informasi terkait dengan korban Seroja di desanya.
Desa Oebola Dalam kata dia, hanya ada satu korban rusak berat karena rumah permanen milik Korinus Tano rusak tertimpa pohon besar. Pemerintah Desa Oebola Dalam tercatat telah melaporkan kejadian itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Bantuan yang diberikan saat itu ungkap John Takmanu yakni 5 kilogram paku, 20 lembar seng dan 10 batang kayu balok ukuran 6×12 centimeter, korban sama sekali tidak diberikan bantuan dana stimulan seperti yang diterima oleh korban lainnya di Kabupaten Kupang. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
