“Pihak terkait harus terus bekerja keras bersama agar stunting hilang dari kabupaten Kupang selamanya,”tegasnya.
Jerry Manafe juga menekankan pentingnya peningkatan SDM dari para kader, sehingga dapat menjadi ujung tombak dalam memerangi stunting, bisa mendidik masyarakat cara mencegah dan mengatasi stunting.
Kepala Puskesmas Bokonusan Endang Nenoliu dalam laporannya menjelaskan bahwa ada 633 bayi, diantaranya 132 anak stunting, 8 anak gizi buruk, 129 kurang gizi di Kecamatan Semau.
Khusus di Desa Bokonusan memiliki sasaran 149 anak di 4 posyandu, serta memiliki 15 anak yang stunting dan di Posyandu Soda Molek ini sasarannya pada 24 anak dan memiliki 2 anak stunting. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
