Sementara itu Frans Taloen selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah, berdasarkan catatan penerimaan Pendapatan periode bulan Juni 2024, realisasi PAD dari sektor pajak dan retribusi telah mencapai 28,5 Miliar lebih atau 25,32 persen.
Dirinya menyebutkan, sumber pendapatan pajak dan retribusi daerah penyumbang PAD yakni dari pajak galian C, PBB P2, Penerangan jalan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pemanfaatan aset, pajak rumah makan, bagi hasil pajak, serta target pajak yang dibebankan kepada 9 OPD ditambah 2 OPD yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Kepala Dinas Peternakan Pandapotan Sialagan yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/07) mengakui realisasi pendapatan daerah OPD yang dipimpinnya masih sangat rendah. Dirinya berjanji akan melakukan upaya percepatan dalam dua bulan ke depan.
“Iyo, kita masih rendah tapi kita sudah usahakan percepat dalam 2 bulan ke depan,”ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
