Jemaat yang beranggotakan sekitar 180 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 600–700 jiwa tersebut akhirnya sepakat mulai beribadah di gedung baru sejak momen HUT ke-43 Jemaat pada Mei 2026 lalu, meskipun fasilitasnya belum rampung 100 persen.
“Kami sudah bergumul dengan pembangunan ini selama kurang lebih 20 tahun melalui swadaya dan kemampuan yang kami miliki. Kehadiran Bapak Bupati memberikan motivasi dan semangat baru bagi kami untuk menyelesaikan pembangunan gereja ini,” ungkap Aljeri penuh haru.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
